Senin, 11 Mei 2015

Kisah Malaikat Yang Tidak Berdiri Menyambut Kedatangan Rasulullah

Malaikat Yang Diasingkan Ke Jabal Qaf

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy


بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين
والصلاة والسلام على سيدنا محمد الفاتح الخاتم وعلى اله وصحبه اجمعين . أما بعد:

Diriwayatkan bahwa pada suatu hari malaikat Jibril mendatangi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dengan wajah penuh gembira dan keceriaan. Rasulullah bertanya: Wahai Jibril tidak pernah aku melihat engkau segembira hari ini, ada apa gerangan? Jibril menjawab; "Ya Rasulallah, di hari ini aku ingin mengabarkan engkau berita yang sangat menakjubkan. Rasulullah berkata:  " berita apakah itu? Jibril menjawab; " Tatkala aku berada di Jabal Qaf, aku mendengar ada suara rintihan dan tangisan yang sangat tragis ketika aku mencarinya aku melihat suara tersebut adalah suara jeritan sosok malaikat yang sedang mengalami rasa sakit, sayap-sayapnya patah, mukanya berderai air mata sampai tangisannya mengeluarkan darah. Aku mengenal dia dan dia juga mengenalku. Dia adalah malaikat yang memiliki kedekatan di sisi Allah, juga salah satu pembesar malaikat di langit yang sehari duduk di singgasana dan 70 ribu malaikat menjadi asistennya. Allah Taala menciptakan dari tiap hembusan nafas malaikat tersebut beberapa malaikat yang beribadah kepada Allah. Aku (Jibril) bertanya kepadanya; " Wahai Malaikat Fulan, sebab apa yang menjadikan keadaanmu seperti ini di Jabal Qof? Malaikat itu menjawab; " sewaktu Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa sallam datang pada malam Mi'raj (naik ke langit) seluruh penghuni langit menyambut beliau dengan berbagai penghormatan. Sedang diriku ketika itu sangat sibuk dengan pekerjaanku sehingga penghormatanku kepada Nabi Muhammad tidak sempurna. Saat beliau datang aku tidak berdiri menyambutnya. Karena itulah Allah menghukum aku dan menghendaki diriku berada di sini. Aku mohon maaf kepada Allah, kemudian Allah berkata: "Aku tidak akan memaafkan engkau sehingga engkau bershalawat kepada kekasihku dan Rasulku Muhammad sebanyak 10 kali. Langsung saja aku bershalawat kepada beliau 10 kali hingga Allah memaafkanku dan menumbuhkan sayap-sayapku serta memberikanku pangkatku dengan barokah shalawat Kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa sallam. (1)

Walaupun keshalihan dan ilmu seseorang menyundul langit, tetapi tidak diiringi ta'zhim (pengagungan) kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, maka tidak ada nilainya apapun di sisi Allah. Sebagaimana iman dan ibadah sebagian ahlul kitab yang tidak mau mengimani Nabi Muhammad tertolak mutlak. Sebagaimana Allah Taala nyatakan dalam firmanNya:

عامله الناصبه تصلى نارا حاميه

Ahlul kitab mengerjakan ibadah yang berat (penuh lelah), tetapi masuk ke dalam neraka. (Lantaran hanya iman kepada Allah tetapi membenci Nabi Muhammad)


_________________

(1) Dikutip dari kitab Ittihaful Amajid Bi Nafaisil Fawaid karya H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy halaman: 321.


 ********* ******** ********

Kisah di atas dinuqilkan dari kitab-kitab ulama syiah dengan sanad yang tidak bisa dipertanggung jawabkan keshahihannya.




اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

صلاة تحدقنا ببركاتها سرادقات الطافك الخفية وتحرسنا بسيوفك القهرية وتتحفنا بسوابغ نعمك الحسية والمعنوية في جميع الحركات والسكنات وتجري الطافك في سائر امورنا وامور المسلمين والمسلمات


Jakarta: 11 Mei 2015


Khadimul Ma'had al-Muafah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy