Tampilkan postingan dengan label Cerita Lucu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Lucu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juni 2018

Pesan Imam Ibnu Malik Pilih Yang Dekat

Pesan Imam Ibnu Malik Pilih Yang Dekat

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawi M.A

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد

Dikisahkan ada seorang ulama pakar nahwu memiliki seorang putri cantik yang menjadi kembang desa sehingga banyak lelaki yang ingin mempersunting dirinya. Singkat cerita hanya Ada dua lelaki yang masuk dalam nominasi sang ayah. Lelaki pertama tak lain dan tak buan masih keponakan sang ayah dan lelaki kedua seorang pengusaha dari kampung sebrang. Sang ayah bertanya kepada putrinya, “Mana yang kau pilih dari keduanya? Si putri yang shalihah itu menjawab, “Semua urusan, aku serahkan kepada engkau wahai ayah.” (padahal dalam hatinya ia lebih suka kepada keponankan sang ayah). Sang ayah mengakatan, “Menurut ayah, kau menikah dengan si saudagar saja, boleh jadi kau akan lebih senang hidup dengannya.” Tiba-tiba putrinya menjawab dengan bait alfiyyah Ibni Malik:

وَفِي اخْتِيَارٍ لاَ يَجِيءُ الْمُنْفَصِلْ .:. إذَا تَأَتَّى أنْ يَجِيءَ الْمُتَّصِلْ

Dalam kondisi tidak terpaksa, tak perlu mendatangkan dhamir munfashil selama masih bisa memakai dhamir muttashil.

Mendengar jawaban putrinya, sang ayah berkata: "Ya sudah kalau begitu, kita kudu pasrah dengan perkataan Imam Ibnu Malik."

Dalam urusan cinta dan pernikahan, imam Ibnu Malik menyarankan dalam alfiyahnya, sebaiknya carilah pasangan dari lingkungan terdekat dan sepikiran dengan kita biar nyambung dan singkron (muttasil). Misalnya satu suku, satu al-mamater, satu kampung,atau tetangga desa yang dekat dekat dan seterusnya. Alasannya jelas karena kita lebih congga (akrab) dan lebih paham karakter dan sepakterjangnya dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak menjadi satu kehinaan menikah dengan orang jauh yang penting dia beriman, taat ibadah, saling cinta, sayang penuh tanggung jawab sehingga rumah tangga bisa rukun. Hanya saja orang dekat itu lebih efesien waktu dan biaya. Orang betawi nikah dengan orang betawi walaupun Dp nya mahal tapi anggsurannya murah.

Tapi kalau mencari wanita buat Istri kedua kudu yang lebih jauh (munfashil), kalau dekat bisa-bisa disatronin sama istri tua terus.


Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya al-Qadhi Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 290.




Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy M.A

Ikuti Kajian Islam:

instagram.com/rizkialbatawi

@rizkialbatawi

https://www.facebook.com/Rizqi-Zulqornain-Albatawi

 ********* ******** ********

يا فالق الحب والنوى، أعط كل واحد من الخير ما نوى، وارفع عنا كل شكوى، واكشف عنا كل بلوى، وتقبل منا كل نجوى، وألبسنا لباس التقوى، واجعل الجنة لنا مأوى .

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ.
صلاةً تَجْعَلُنَا مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا، وَرِزْقًا كَثِيْرًا، وَقَلْبًا قَرِيْرًا، وَعِلْمًا غَزِيْرًا، وَعَمَلاً بَرِيْرًا، وَقَبْرًا مُنِيْرًا، وَحِسَابًا يَسِيْرًا، وَمُلْكًا فِي الْفِرْدَوْسِ كَبِيْرًا
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Alamat Yayasan al-Muafah

Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat, Jakarta Timur 13910


فَأَكْرِمِ اللَّهُمَّ مَنْ أَكْرَمَنَا .:. وَكَثِّرِ الْخَيْرَ لَدَيْهِ وَالْغِنَا
وَأَعْطِهِ مِمَّا رَجَى فَوْقَ الرَّجَا .:. وَاجْعَلْ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجَا
وَافْعَلْ كَذَلِكَ بِكُلِّ مُحْسِنِ .:. اِلَى ذَوِي الْعِلْمِ بِظَنٍّ حَسَنِ
وَاهْدِ جَمِيْعَنَا اِلَى الرَّشَادِ .:. وَلِطَرِيْقِ الْخَيْرِ وَالسَّدَادِ
وَابْسُطْ بِفَضْلِكَ عَلَيْنَا نِعْمَتَكْ .:. وَانْشُرْ عَلَيْنَا فِي الدَّارَيْنِ رَحْمَتَكْ
وَاخْتِمْ لَنَا عِنْدَ حُضُوْرِ الْأَجَلِ .:. بِالْعَفْوِ مِنْكَ وَالرِّضَى الْمُعَجَّلِ
أَمِيْنَ أَمِيْنَ اسْتَجِبْ دُعَانَا .:. وَلاَ تُخَيِّبْ رَبَّـــــنَا رَجَـــــــــــــــــانَا


Selasa, 23 Mei 2017

Akhlaq sangat penting

Dahulukan akhlaq dari ilmu

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy



بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين


اللهم نسألك أن تصليا *** على حبيبك إمام الأنبيا

صل على الفاتح ما قد أغلق *** محمد الخاتم ما قد سبق

وناصر الحق العلي بالحق *** سيدنا الهادي لكل الخلق

الى صراطك القويم المستقيم *** والأل مقدر قدره العظيم

Dikisahkan ada seorang pemuda yang telah lama menuntut ilmu. Semua ilmu uda di pelajari kecuali ilmu hikmah, santri pamit sama gurunya bahwa dia akan mengamalkan ilmunya . .dan akan di terapkan di masyarakat, . .sang santri pun berkelana . . .pada saat waktu shalat tiba . .dia shalat berjama'ah . . Dia ma'mum kepada Kakek tua  . .setelah selesai shalat . Si santri menganggap bahwa bacaan kakek tua tidak fasih . Entah faktor usia atau kurangnya ilmu yg di kuasainya . . Lalu dia berjalan dan berdiri di depan mihrob . .dia berkata . .ayyatuhal jamaah, sholatukum hadzihi bathilah li anna imamakum ya yuhsinul qiraah Wahai para hadirin ! Siapa yg shalat bersama imam ini . . Maka shalatnya batal, . . .hkhkhk . . Si kakek merasa di permalukan tidak terima, dia bangkit dan berkata; wahai para hadirin . . .siapa yang lebih kalian percaya . . .aku atau orang asing ini ? . .kalian sudah lama mengenal aku, dan kita sudah lama melaksanakan shalat berjama'ah bersama . . Hadirin menjawab; tentu saja kami lebih mempercayai kakek ketimbang org asing ini, . . Kakek melanjutkan perkataannya . . Lalu apa hukumannya bagi se orang profokator semacam ini, . . .hkhkhk  hadirin langsung nyerbu pemuda santri ini, . .dia di gebukin . . BAG BUG BAG BUUG . . .hkhkhk . . Pemuda ini bonyok . . . Padahal pemuda santri ini benar, emang bacaan si kakek itu blepotan . .ga' fasih . .namun caranya yang salah, . .pemuda ini pergi . Dgn memar di seluruh tubuhnya, dia kembalinya ke gurunya . Dan belajar ilmu hikmah . . Setelah cukup dia merantau kembali . .hkhkhk di benaknya inget si kakek dulu . .dia mau balas dendam atas perlakuannya dulu . .kalau dulu dia pake jubah dan surban . .sekarang dia pake baju biasa supaya tidak kenali dirinya. .  Shalat dia dgn berjama'ah kepada imam yg sama yaitu kakek yg dulu, setelah selesai shalat dia samperin sich kakek, dia berkata; duhai syekh sungguh luar biasa wibawamu, bacaan suratmu menyentuh hatiku, saya minta selembar jenggotmu, saya melihat keberkahan di jenggotmu, ..ah yg bener ?
boleh boleh boleh.. Hadirinpun ikut mencabut jenggot sikakek.
pemuda itu berkata; SATU SAMA

Cerita ini ditulis sama santri, Belum diedit ama baginda


Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 109.


Khadimul Majlis al-Mu'afah

H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

instagram.com/rizkialbatawi

instagram.com/Zulqornain_Muafiy


Alamat Yayasan al-Muafah: Jalan Tipar Cakung Rt 05 Rw 08 No; 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910



Rabu, 09 Desember 2015

Ke Madinah Gara-gara Alif Lam

Gara-gara Alif Lam

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Syekh Abul Hasan Ali An-Nadawiy meriwayatkan dari Syekh Bahjah al-Baithar, bahwa ada seorang penuntut ilmu dari India yang belajar Bahasa Arab pemula, pada suatu hari ia berkata kepada gurunya:

أنا أذهب من المكة إلى مدينة، فهل لكم حاجة؟

Ya Syekh, aku ingin pergi dari kota al-Makkah menuju Madinah,  apakah engkau punya keperluan jika aku ke sana? (si murid menyebut kata Makkah dengan menggunakan alif dan Lam dan Madinah tanpa keduanya).

Sang guru menjawab:

- نعم، حاجتي الوحيدة أن تأخذ الألف واللام من "المكة" وتضعهما على "مدينة".

Kalau begitu, keperluanku cuma satu, hendaknya kau pindahkan alif dan lam dari al-Makkah ke Madinah."

Kisah di atas ingin menyampaikan pesan bahwa penggunaan kata Bahasa Arab tidak selalu dibubuhi alif dan lam di awalnya, ada kata-kata yang tidak menerima alif dan lam.

Orang Ajam (selain Arab) terkadang suka maksain isim ma'rifah menjadi nakirah dan isim nakirah menjadi ma'rifah. Yang seharusnya pakai alif lam dihilangkan dan yang tidak pantas pake alif lam diletakkan.

Dari sini, dapat diketahui kekeliruan banyak orang ketika menyebut nama Imam Ibnul Arabiy tanpa alif lam, sehingga mereka menyebutnya Ibnu Arabiy dan dhabit (catatan) yang benar dengan menggunakan Alif Dan Lam menjadi Ibnul Arabiy. Kalau kita melihat secara jeli hal tersebut dinyatakan sendiri oleh Ibnul Arabiy mengenai nama beliau dalam kitab al-Futuhat al-Makiyyah pada jilid 5.

Disarikan dari kitab ittihaful Amajid Bi Nafaisil Fawaid jilid 2 halaman 205 karya Abu Mun'yah as-Sakunjiy.


Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

HP: 08164856876 / 082122549831
PIN: 22580F48
instagram.com/Zulqornain_Muafiy



 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

صَلاةً نَنَالُ بِهَا الْقَصْدَ وَالْمَطْلُوب* تُحَطُّ بِهَا الْخَطَايَا وَتُمْحَى الذُّنُوب* تُصَفِّي النُّفُوسَ وَتَسْتُرُ الْعُيُوب*
 وَيَدُومُ الرِّضَا وَيُغْفَرُ كُلُّ حُوب* صَلاةً لاحد لَهَا مِنْ شَمَالٍ أَوْ جَنُوب* وَاجْعَلْنَا بِهَا رَبَّنَا دَوْمًا إِلَيْكَ نَؤُب* وَنَهْتَدِي وَنَتُوب* فَاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ مَاتَوَالَى سُكُونٌ أَوْهُبُوب* وَشُرُوقٌ أَوْغُرُوب* عَدَدَ الذَّرَّاتِ وَالْحُبُوب*
صَلاةً تَدْفَعُ بِهَا عَنَّا مَسَّ اللُّغُوب* وَكَيْدَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالْحُرُوب* صَلاةً عَدَدَ كُلِّ سَالِمٍ وَمَثقُوبْ* تُنَفِّسُ عَنْ كُلِّ مَكْرُوب* وَتُبْعِدُ عَنَّا الأَذَى وَالسُّقْمَ وَالشُّحُوب*
 وَتُقَرِّبُنَا إِلَى كُلِّ عَمَلٍ مَرْغُوب* صَلِّ عَلَيْهِ رَبَّنَا عَدَدَ مَافِي عِلْمِ رَبِّنَا مِنِ اسْتِحَالَةٍ وَجَوَازٍ وَوُجُوب* وَوَفِّقْنَا بِهَا لِكُلِّ خَيْرٍ مُسْتَحَبٍّ وَمَنْدُوب* وَأَحِلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوب*


(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910



Selasa, 08 Desember 2015

Dapet Jimat Dari Melempar Jumrah

Dapet Jimat Dari Melempar Jumrah

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Seorang pejabat tinggi dengan posisi yang dikenal “basah” berangkat dengan mengikuti program haji plus yang ongkosnya tiga sampai empat kali lipat dari haji biasa. Berbagai proses diikuti, sampai akhirnya tibalah saatnya untuk melempar jumrah yang merupakan bagian dari manasik haji, yang disimbolkan melempar syaitan yang menjadi simbol kejahatan.

Acara lempar jumlah ini berlangsung dengan ramainya. Satu per satu batunya dilempar, tetapi entah darimana asalnya, terdapat sebuah batu terlempar mengenai tubuhnya. Segera saja, batu tersebut diambil, dilihatnya, dan didalamnya terdapat sebuah tulisan Arab. Buru-buru disimpannya,

“Ini pasti jimat” pikirnya.

Begitu sampai di Indonesia, dan acara seremoni di rumah selesai, ia segera mendatangi ulama yang sangat pandai berbahasa Arab. Ditanyakanlah apa arti kata-kata di batu yang selama ini membikin penasaran.

Segera saja, ulama, yang sudah berusia lanjut tersebut mengamati dengan teliti tulisan dibatu kecil tersebut sampai akhirnya ia membacakan artinya.

“Sesama syaitan dilarang saling melempar”



Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

HP: 08164856876 / 082122549831
PIN: 22580F48
instagram.com/Zulqornain_Muafiy



 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

صَلاةً نَنَالُ بِهَا الْقَصْدَ وَالْمَطْلُوب* تُحَطُّ بِهَا الْخَطَايَا وَتُمْحَى الذُّنُوب* تُصَفِّي النُّفُوسَ وَتَسْتُرُ الْعُيُوب*
 وَيَدُومُ الرِّضَا وَيُغْفَرُ كُلُّ حُوب* صَلاةً لاحد لَهَا مِنْ شَمَالٍ أَوْ جَنُوب* وَاجْعَلْنَا بِهَا رَبَّنَا دَوْمًا إِلَيْكَ نَؤُب* وَنَهْتَدِي وَنَتُوب* فَاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ مَاتَوَالَى سُكُونٌ أَوْهُبُوب* وَشُرُوقٌ أَوْغُرُوب* عَدَدَ الذَّرَّاتِ وَالْحُبُوب*
صَلاةً تَدْفَعُ بِهَا عَنَّا مَسَّ اللُّغُوب* وَكَيْدَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالْحُرُوب* صَلاةً عَدَدَ كُلِّ سَالِمٍ وَمَثقُوبْ* تُنَفِّسُ عَنْ كُلِّ مَكْرُوب* وَتُبْعِدُ عَنَّا الأَذَى وَالسُّقْمَ وَالشُّحُوب*
 وَتُقَرِّبُنَا إِلَى كُلِّ عَمَلٍ مَرْغُوب* صَلِّ عَلَيْهِ رَبَّنَا عَدَدَ مَافِي عِلْمِ رَبِّنَا مِنِ اسْتِحَالَةٍ وَجَوَازٍ وَوُجُوب* وَوَفِّقْنَا بِهَا لِكُلِّ خَيْرٍ مُسْتَحَبٍّ وَمَنْدُوب* وَأَحِلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوب*


(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910




Senin, 16 November 2015

Naktal Nama Saudara Nabi Yusuf

Naktal Nama Saudara Nabi Yusuf

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Syaikh Muhammad Bin Shalih al-Ustaimin (Lahir 1928-2001 Masehi) mendengar ada seorang tetangganya yang istrinya baru saja melahirkan. Syekh Muhammad al-Ustaimin bertanya: Siapa nama anakmu? Tetangganya menjawab: Saya akan beri nama anakku dengan nama naktal !! Syekh Muhammad Al-Ustaimin bertanya lagi: Apa yang kau ketahui tentang nama itu? Tetangganya menjawab: Naktal adalah nama saudara Nabi Yusuf alaihis salam, saya ingin bertabarruk dengan nama itu. Syekh Muhammad al-Ustaimin: "Dari mana kau tahu bahwa Naktal adalah nama Saudara Nabi Yusuf Alaihis Salam?
Tetangganya menjawab: Dari surat Yusuf ayat; 63.

فَلَمَّا رَجَعُوا إِلَى أَبِيهِمْ قَالُوا يَا أَبَانَا مُنِعَ مِنَّا الْكَيْلُ فَأَرْسِلْ مَعَنَا أَخَانَا نَكْتَلْ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ .

Maka ketika mereka telah kembali kepada ayahnya (Yakub) mereka berkata, “Wahai ayah kami! Kami tidak akan mendapat jatah (gandum) lagi, (jika tidak membawa saudara kami), sebab itu biarkanlah saudara kami pergi bersama kami agar kami mendapat jatah, dan kami benar-benar akan menjaganya.”

Tetangganya: Pada ayat itu jelas sekali disebut kata ( أَخَانَا نَكْتَلْ  ) saudara kami Naktal.

Mendengar hal itu, Syekh Muhammad al-Ustaimin akhirnya mesem-mesem ketawa sorak habis-habisan dalam hatinya.

Kisah di atas dikutip dari kitab Ittihaful Amajid Binafaisil Fawaid jilid 2 halaman; 98 karya Abu Mun'yah as-Sakunjiy.

Dalam kitab tafsir Anwarut Tanzil Wa Asrarut Ta'wil jilid 1 halaman: 477, karya Imam Abdullah Bin Umar al-Baidhawiy (wafat 791 Hijriyah) disebutkan bahwa anak-anak Nabi Ya'qub Alaihis Salam ada 12 sebagai berikut:

1.Ruwaibil
2. Syam’un
3. Lawi
4. Yahudza
5. Yasyakhar
6. Zabalun
7. Bunyamin
8. Asyir
9. Dan
10. Naftali
11. Jad
12. Yusuf

Jadi itu orang salah memahami ayat al-Qur'an surat Yusuf ayat 63. Kesimpulannya, biar kata ada orang hafal al-Qur'an bisa dia baca dari belakang bolak balik, dan ia coba-coba memahami ayat-ayat al-Qur'an dengan pendapatnya sendiri tanpa memahami penjelasan para ulama ahli tafsir, maka sudah dipastikan ia akan terjerumus dalam kesalahan yang sangat fatal.

Seorang penyair berkata:


وكم من عائب قولا صحيحا ** وآفاته من الفهم السقيم

“Betapa banyak orang mencela satu ucapan yang benar dan terbukti latar belakangnya adalah adanya kesalahan dalam memberikan pemahaman ."

Biar tidak salah, ayo ngaji kepada para ulama yang benar-benar berkompeten dalam bidangnya. Kalau mengakaji al-Qur'an dan hadis kepada ahli uka-uka pasti dapet pemahaman samba wera yang kaga karu-karuan.

Para pembaca jangan salah faham juga dengan saya, ketika saya menyebut tokoh wahhabi blongkotan dengan nama Syekh Muhammad Ustaimin. Sebenarnya saya kurang suka membaca kitab-kitab ulama wahhabiy lantaran terlalu ekstrem dan sangat tasahul (gampang) menggunakan term Bid'ah, kafir, musyrik dan sesat kepada muslim lain yang berbeda pandangan dengannya. Tapi untuk sosok Muhamad al-Ustaimin ini menurut saya pribadi, beliau lebih banyak mengerti tentang hadis ketimbang al_Albaniy. Sekali lagi saya nyatakan ini hanya pendapat pribadi, saya tidak ngajak-ngajak sodara untuk mengamininya.

Dalam hal ini saya hanya mengamalkan perkataan ahli ma'rifah: "Ambillah hikmah walaupun keluar dari mulut orang gila."






Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy M.A

Ikuti Kajian Islam:

instagram.com/rizkialbatawi

@rizkialbatawi

https://www.facebook.com/Rizqi-Zulqornain-Albatawi

 ********* ******** ********

يا فالق الحب والنوى، أعط كل واحد من الخير ما نوى، وارفع عنا كل شكوى، واكشف عنا كل بلوى، وتقبل منا كل نجوى، وألبسنا لباس التقوى، واجعل الجنة لنا مأوى .

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ.
صلاةً تَجْعَلُنَا مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا، وَرِزْقًا كَثِيْرًا، وَقَلْبًا قَرِيْرًا، وَعِلْمًا غَزِيْرًا، وَعَمَلاً بَرِيْرًا، وَقَبْرًا مُنِيْرًا، وَحِسَابًا يَسِيْرًا، وَمُلْكًا فِي الْفِرْدَوْسِ كَبِيْرًا
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Alamat Yayasan al-Muafah

Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat, Jakarta Timur 13910


فَأَكْرِمِ اللَّهُمَّ مَنْ أَكْرَمَنَا .:. وَكَثِّرِ الْخَيْرَ لَدَيْهِ وَالْغِنَا
وَأَعْطِهِ مِمَّا رَجَى فَوْقَ الرَّجَا .:. وَاجْعَلْ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجَا
وَافْعَلْ كَذَلِكَ بِكُلِّ مُحْسِنِ .:. اِلَى ذَوِي الْعِلْمِ بِظَنٍّ حَسَنِ
وَاهْدِ جَمِيْعَنَا اِلَى الرَّشَادِ .:. وَلِطَرِيْقِ الْخَيْرِ وَالسَّدَادِ
وَابْسُطْ بِفَضْلِكَ عَلَيْنَا نِعْمَتَكْ .:. وَانْشُرْ عَلَيْنَا فِي الدَّارَيْنِ رَحْمَتَكْ
وَاخْتِمْ لَنَا عِنْدَ حُضُوْرِ الْأَجَلِ .:. بِالْعَفْوِ مِنْكَ وَالرِّضَى الْمُعَجَّلِ
أَمِيْنَ أَمِيْنَ اسْتَجِبْ دُعَانَا .:. وَلاَ تُخَيِّبْ رَبَّـــــنَا رَجَـــــــــــــــــانَا




 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910




Rabu, 04 Desember 2013

Pria Lemah Syahwat Beristri Dua Tapi Perabotannya Bejad


Ada kisah seorang pria ganteng tapi kurang syahwat (setrumnya perabotannya rada korslet) beristeri dua. No Uyoh dan No Kiya nama isterinya
Kedua isterinya sama-sama pintar dalam ilmu agama

No Uyoh yang datang lebih awal, tanpa basa-basi berusaha membangunkan tugu monas, namun tidak juga berhasil, tu tugu monas masih lungse kaya terong rebus. Usaha ini terus berlangsung lumayan lama, no Uyoh sudah nguarin seluruh jurusnya tapi tetap tidak berhasil membangunkan tugu monas. Teklok tiada berdaya, diasupkan tak asup-asup meletot dei meletot dei!

Dengan nafas ngos-ngosan dan tidak disangka-sangka No Kiya pun tiba-tiba datang! Mungkin karena No kiya ini lebih menarik, pada waktu yang relatif singkat, tugu monas pun tegak dan memanas, maka No Kiya pun langsung huk-huk-huk mulai indehooooooyy.

Saat-saat tegang dipembaringan, masing-masing merasa lebih berhak dari yang lain untuk menikmati malam itu. Duel argumen pun berlangsung sengit!
Oleh karena no Uyoh datang pertama kali ditempat itu, maka Dia menggunakan argumen :

من سبق في المباح فهو أحق به
"siapa saja yang lebih dulu mengupayakan hal mubah, maka dialah yang berhak atas sesuatu itu"


Sementara No Kiya tidak mahu kalah, langsung aja dia sodok dengan memakai argumen [membuka lahan/tanah baru] karena walaupun Dia datang belakangan, tapi Dialah yang berhasil membangunkan tugu monas itu, yaitu :

من أحيا الموات فهو له
siapa saja yang menghidupkan lahan mati, maka dia yang berhak mendapatkannya






Mnr canada


Selasa, 03 Desember 2013

Kisah Sang Ulama Dengan Ketiga Istrinya (Dunia Kalah Tua Dengan Akhirat)

Ada seorang ulama baru saja tiba di negrinya selepas mengerjakan ibadah umrah. Kedatangan sang ulama disambut mesra oleh ketiga istrinya di bandara dan masing-masing dari ketiga istri tersebut menginginkan agar sang ulama terlebih dahulu yang mendatangi rumahnya. Mendengar permohonan ketiga istrinya, sang ulama berkata:" Baiklah, saya akan membuat saembara, siapa diantara kalian bertiga yang paling unggul dalam menyebutkan ayat al-Qur'an, maka dialah yang akan aku datangi rumahnya terlebih dahulu."
Istri pertama, lantaran merasa istri yang lebih terdahulu ia membaca ayat:

وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ . أُولَئِكَ الْمُقَرَّبُونَ  .
Dan orang-orang yang beriman paling dahulu, mereka itulah yang didekatkan 
kepada Allah. (QS Al Waqi’ah; 10-11)

Istri kedua, karna posisi di tengah-tengah ia membaca ayat:
حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ
Artinya, ”Peliharalah segala shalat kalian, dan (peliharalah) shalat wustha (yang berada di tengah). Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (QS Al-Baqarah: 238).

Istri terakhir tidak mau kalah, ia membaca:

وَلَلْأَخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الْأُوْلَى
“Dan sesungguhnya akhirat itu lebih baik bagimu dari pada yang sekarang (dunia).” (QS. Adh-Dhuha: 4)

وَالأَخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى
“Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la: 

17)

Sang ulama berkata saembara ini dimenangkan oleh istri ketiga. Istri pertama dan kedua bertanya kepada sang ulama:" Kenapa Istri ketiga yang menang, apa tolak ukurnya?. Sang ulama menjawab: "Kalau sudah urusan akherat, segala urusan dunia kalah tua."

By
H. Rizqi Zulqornain al-Batawiy as-Sakunjiy

Jakarta: 2 Desember 2013

يا خير من دفنت في الترب أعظمـه *** فطاب من طيبهـن القـاع والأكـم 

نفسي الفـداء لقبـر أنـت ساكنـه *** فيه العفاف وفيـه الجـود والكـرم 

أنت الحبيب الذي ترجـى شفاعتـه *** عند الصراط إذا مـا زلـت القـدم 

لولاك ما خلقـت شمـس ولا قمـر *** ولا سمـاء ولا لــوح ولا قـلـم

فكن شفيعا متى ما ثرت من جدثـي ** فإنني ضيفكـم والضيـف محتـرم

صلى عليك إله العرش مـا طلعـت *** شمس وحن إليـك الضـال والسلـم

وصاحبـاك فـلا ننساهمـا أبــدا *** منا السلام عليهم مـا جـرى القلـم

يا سيدي يا رسـول الله خـذ بيـدي *** فقد تحملــت عبئـا فيـه لـم أقـم

أستغفر الله مما قـد جنيـت علـى *** نفسي ويا خجلي منـه ويـا ندمـي

إن لم تكن لي شفيعا في المعاد فمـن * يجير لـي مـن عـذاب الله والنقـم

مـولاي دعـوة محتـاج لنصرتكـم *** يشكـو إليكـم أذى الأيــام والأزم

إنـي أعـوذ بكـم دنيـا وآخــرة *** مما يسوء وما يفضـي إلـى التهـم

تبلي عظامي وفيهـا مـن مودتكـم ** هوى مقيم وشـوق غيـر منصـرم

مـا مـر ذكركـم إلا وألزمـنـي *** نثر الدموع ونظم المـدح فـي كلـم

عليكـم صلـوات الله مـا سكـرت *** أرواح أهل التقى في راح ذكرهم

يقول ابن عطاء الله السكندري رضي الله عنه وأرضاه :
من ألزم نفسه آداب السنة نوَّر الله قلبه بنور المعرفة
ولا مقام أشرف من مقام متابعة الحبيب صلى الله عليه وسلم
في أوامره وأفعاله وأخلاقه .

نسألك اللهم بنبيك الذي فضلته على سائر الأنبياء والمرسلين وبرسولك الذي جعلت رسالته عامة ورحمة للخلائق أجمعين أن تصلي عليه وعلى آله صلاة وسلاما ننال بهما محبته ومتابعته في الأقوال والأفعال والأحوال آمين آمين آمين

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد سراج قلوب السالكين،

وجنة مشهد المحبين،

وراحة قلوب المحبوبين،

ولواء تاج العارفين،

ومنشأ علم العالمين،

وجلال جمال الهائمين،

وعلى آله وصحبه وسلم عدد أنفاس المخلوقين.




Selasa, 19 November 2013

Tong Kosong Nyaring Bunyinya



 Tong Kosong Nyaring Bunyinya


Imam Ibn Hajar al-Asqallaniy Rahimahullah menceritakan dalam kitabnya Inba al-Gumr Fi Abna al-Umr tentang salah satu kebohongan orang yang sok tahu sebagai berikut: Ada seseorang yang bernama Syamsuddin Ibn A'thaillah al-Raziy al-Harawiy yang wafat pada tahun 887 H. Teman dekat penguasa Timurlank dia pernah mengaku punya daya ingat dan ilmu pengetahuan yang luar biasa mengaku hafal kitab shahih Imam Bukhari dan kitab Shahih Imam Muslim beserta sanad-sanad keduanya. Ia juga mengaku hafal 12.000 hadis lainnya sehingga banyak orang yang mengaguminya. 

         Pada Suatu hari dia mengajar di satu majlis spontan dia mengeluarkan fatwa bahwa shalat Maghrib itu boleh diqoshor dalam perjalanan, hal itu berdasarkan hadis Jabir yang terdapat dalam kitab al-Firdaus karya Imam Abu al-Laits al-Samarqandiy. Para jamaah yang cerdas tidak mempercayainya, mereka pun tidak puas dengan mendengar fatwa nyeleneh Ibn A'tha tersebut. Mereka mencari kitab yang dia sebutkan, tetapi setelah dilihat dalam kitab tersebut, ternyata mereka tidak menemukan hadis Jabir yang disebutkan Ibn A'tha'. Dan sewaktu hal itu diberitahukan kepadanya, Ibn A'tha' menjawab:" Kitab karya Abu al-laits al-Samarqandiy itu ada 3 macam. Yang Kabir (besar), yang Ausath (sedang) dan yang Ashghar (kecil). Dan hadis Jabir itu terdapat dalam kitab yang Kabir (besar), tetapi sayang sudah tidak bisa ditemukan di negri ini. Orang-orang yang hadir di majlis tersebut merasa yakin dengan kebohongannya. Ini sebuah contoh dari kelugasan makna perkataan : "Jika seseorang berbicara tidak dalam kapasitasnya (tanpa ilmu), maka dipastikan dia akan mengeluarkan pendapat yang aneh-aneh."


Sama halnya dengan seorang ustadzah di satu kampung yang mengharamkan Rebana/Hadhrah, dia mengatakan bahwa haramnya Rebana/Hadhrah itu ada hadisnya, tetapi ketika ia ditanya oleh salah seorang jamaahnya tentang hadis tersebut, ia tidak bisa menyebutkan redaksi (lafaz) hadisnya, riwayat siapa? dan di dalam kitab apa? Bahkan, ia hanya bisa memaki jamaahnya yang bertanya itu.


Ustadzah itu malah menyebutkan dalil bikinan bahwa orang tuanya tidak suka dengan Rebana/Hadhrah. Masya Allah kebodohan yang sangat nyata, sejak kapan dalil haramnya sesuatu dalam hukum agama itu didasari oleh ketidaksukaan orang tuanya. Perlu diketahui ketidaksukaan orang tuanya terhadap Rebana/Hadhrah itu hal yang boleh-boleh saja. Tetapi, bukan jadi dalil bahwa Rebana/Hadhrah itu haram. Apakah kemudian bila orang tuanya tersebut tidak suka jengkol, maka hukum makan jengkol jadi haram?


Perhatikanlah keadaan orang yang mengaku-ngaku pintar itu. Karena tidak melihat ada orang lain yang mencela dan menyalahkan tindakannya, dengan leluasa ia asik menikmati sikap sok tahunya. Karena merasa malu kalau sampai tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh orang yang bertanya, sehingga ia tak segan-segan mengada-adakan kebohongan tanpa didasari ilmu. Ia memberikan fatwa dengan menggunakan ilmu Kirata yaitu memikirkan sesuatu yang kira-kira nyata, tanpa mengerti bagaimana mengambil jawaban yang terkandung dalam al-Qur'an dan Hadis. Ia hanya menduga-duga saja, padahal menduga-duga itu adalah ucapan paling dusta. ini sikap orang  yang sok tahu dan hanya punya modal keberanian dan kenekatan. Bagai Ikan teri mengaku ikan Bandeng.


H. Rizqi Zulqornain al-Batawiy 


اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِي جَاءَ بِالْآيَاتِ البَيِّنَاتِ ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُؤَيَّدِ بِجَلَائِلِ الْمُعْجِزَاتِ ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْقَائِلِ إِنِّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ السَّاِري سِرُّهُ فِي سَائِرِ الْكَائِنَاتِ،وَصَلِّ وَسَلَّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَكَفِّرْ بِها عَنَّا السَّيِّئَاتِ ، وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَيِّدْنَا بِالْكَرَامَاتِ