Sabtu, 22 April 2017

Amal Ibadah Indikasi Rahmat

Amal Ibadah Indikasi Rahmat

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain La Wa La



بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين


اللهم نسألك أن تصليا *** على حبيبك إمام الأنبيا

صل على الفاتح ما قد أغلق *** محمد الخاتم ما قد سبق

وناصر الحق العلي بالحق *** سيدنا الهادي لكل الخلق

الى صراطك القويم المستقيم *** والأل مقدر قدره العظيم



Imam Ibnu Arabiy al-Hatimiy (wafat tahun 638 Hihriyah) rahimahullah dalam kitab al-Masaik Li Idhahil Masail halaman 94 berkata: Seorang hamba Allah kudu meyakini bahwa maqamat (station kemuliaan) diraih bukan dengan segala amal shalih dan ibadah yang ia lakukan semata, tetapi peran rahmat Allah Taala yang menyampaikan dirinya mendapat derajat tinggi. Allah memberikan taufiq (kekuatan) dan semangat kepada seseorang untuk melakukan amal shalih beserta catatan pahalanya.

Amal shalih hanya menjadi indikasi adanya rahmat Allah pada diri seseorang.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Tidak ada seorangpun masuk sorga disebabkan amal ibadahnya. Sahabat bertanya: termasuk engkau Ya Rasul? Beliau menjawab: iya termasuk saya, hanya saja Allah selalu menyelimuti diriku dengan kasihsayangNya.


Dalam hadist lain dinyatakan: 

الاعمال بالخواتم

Amal ibadah itu yang dinilai endingnya>

Maknanya adalah jangan pernah tertipu dengan banyaknya ibadah yang kita lakukan lantaran kita tidak mengetahui apakah akan istiqamah melakukan ibadah tersebut dan sampai akhir hayat kita meninggal membawa iman atau tidak belum ada yang menjamin. semoga Allah tetapkan iman kita.

Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 90.


Khadimul Majlis al-Mu'afah

H. Rizqi Dzulqornain Asmat Lawala




instagram.com/Zulqornain_Muafiy

@rizkialbatawi



4 komentar:

Unknown mengatakan...

semoga semua jamaah hadirin hadirot mendapatkan setitik dari nur muhammad,, amin

Unknown mengatakan...

Aamiin

Unknown mengatakan...

Alhamdulillah

Rahadian 'Abdurrohman mengatakan...

shodaqta ya syaikh