Selasa, 23 Oktober 2018

Labu Kesukaan Rasulullah (Muhammad Abdul Hay al-Kattani)


Labu Kesukaan Rasulullah (Muhammad Abdul Hay al-Kattani)

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawi M.A

بسم الله الرحمن الرحيم
 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.
أما بعد

Kajian Kitab as-Samail al-Muhammadiyyah Karya Imam al-Tirmidzi: Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam hobi makan labu:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: «كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ الدُّبَّاءُ فَأُتِيَ بِطَعَامٍ، أَوْ دُعِيَ لَهُ فَجَعَلْتُ أَتَتَبَّعُهُ فَأَضَعُهُ بَيْنَ يَدَيْهِ لِمَا أَعْلَمُ أَنَّهُ يُحِبُّهُ»

Dari Sayyiduna Anas Bin Malik berkata, Nabi sangat menyukai labu. Pada suatu hari beliau dibawakan labu atau diundang makan ke acara yang disiapkan olahan labu. Aku mengambil labu dan aku letakkan di hadapan beliau, karena saya tahu dia menyukainya.” (Riwayat Imam Ahmad, ad-Darimi, Abu Dawud at-Thayyalisi, an-Nasai dalam as-Sunan al-Kubra). Imam Tirmidzi menyebutkannya dalam kitab Syamailul Muhammadiyyah hadis no: 161).


عَنْ حَكِيمِ بْنِ جَابِرٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: دَخَلْتُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَأَيْتُ عِنْدَهُ دُبَّاءً يُقَطَّعُ فَقُلْتُ: مَا هَذَا؟ قَالَ: «نُكَثِّرُ بِهِ طَعَامَنَا»قَالَ أَبُو عِيسَى: " وَجَابِرٌ هُوَ جَابِرُ بْنُ طَارِقٍ وَيُقَالُ: ابْنُ أَبِي طَارِقٍ، وَهُوَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا نَعْرِفُ لَهُ إِلَا هَذَا الْحَدِيثَ الْوَاحِدَ، وَأَبُو خَالِدٍ اسْمُهُ: سَعْدٌ "

Dari Hakim bin Jabir dari Ayahnya dia berkata, "Saya menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di rumahnya dan di sisi beliau terdapat buah labu." Aku bertanya, "Buah apa ini?" beliau menjawab: "Ini adalah buah labu yang kami jadikan untuk memperbanyak makanan kami." Abu Isa at-Tirmidzi berkata bahwa Jabir yang dimaksud adalah Jabir Bin Thariq disebut juga Ibnu Abi Thariq. Beliau merupakan sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam hanya saja kami tidak mengetahui beliau meriwayatkan hadis lain kecuali ini. sedangkan Abu khalid namanya adalah Saad.” (an-Nasai dalam sunan Kubra, Ibn Majah 3304). Imam Tirmidzi menyebutkannya dalam kitab Syamailul Muhammadiyyah hadis no: 162).

عن أَنَس بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ: إِنَّ خَيَّاطًا دَعَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِطَعَامٍ صَنَعَهُ، قَالَ أَنَسٌ: فَذَهَبْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى ذَلِكَ الطَّعَامِ فَقَرَّبَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُبْزًا مِنْ شَعِيرٍ، وَمَرَقًا فِيهِ دُبَّاءٌ وَقَدِيدٌ، قَالَ أَنَسُ: «فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَتَبَّعُ الدُّبَّاءَ حَوَالَيِ الْقَصْعَةِ» فَلَمْ أَزَلْ أُحِبُّ الدُّبَّاءَ مِنْ يَوْمِئِذٍ


Anas bin Malik radliallahu 'anhu berkata: "Ada seorang tukang jahit yang mengundang makan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan makanan yang dibuatnya sendiri". Anas bin Malik berkata: "Maka aku ikut pergi bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menghadiri undangan jamuan makan tersebut. Maka disuguhkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam roti, sayur sop berisi labu dan daging asin yang sudah dikeringkan. Aku melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mencari-cari labu tersebut dari pinggir-pinggir baskom. Beliau berkata: " Sejak hari itu aku selalu suka dengan labu". (Shahih al-Bukhari Kitab Buyu bab al-Khayyath 2092). Imam Tirmidzi menyebutkannya dalam kitab Syamailul Muhammadiyyah hadis no: 163).

Imam Ibn Hajar al-Haitami dalam kitab Asyraful Wasail Ila Fahmis Syamail halaman 220 menyebutkan alasan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sangat suka dengan labu karena mengkonsumsi labu dapat mencerdaskan akal dan menetralisir pencernaan.

ketika Nabi Yunus alaihis salam keluar dari perut ikan paus selepas berhari-hari terkungkung di dalamnya, saat membersihkan diri, Allah Taala tumbuhkan pohon labu (yaqthin) dan memerintahkan Nabi Yunus memakannya untuk membantu memulihkan kondisi tubuhnya yang lemas. Allah abadikan kisah tersebut dalam surat as-Shaffat ayat 146:


وَأَنْبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِنْ يَقْطِينٍ

Dan kami tumbuhkan untuknya sebuah pohon yaqthin (labu)

Al-Hafizh Muhammad Abdul Hay al-Kattani dalam kitab Munyatul Sail Khulasatul Syamail halaman 97 menyebutkan bahwa para ulama berbeda pandangan dalam masalah labu. Imam Ahmad bin Abdul Qadir al-Qadiri ( wafat 1113 Hijriyah) dalam kitab Tuhfatul As mengatakan, “sejatinya labu yang disukai Rasulullah sallallahu alaihi wasallam tidak ada di bumi Maghrib (maroko).

Berbeda dengan pandangan Imam Abu Zaid Abdul Rahman bin Abdul Qadir al-Fasi (wafat 1096 Hijriyah) telah menegaskan di dalam sebahagian kitabnya bahwa yang dimaksudkan dengan labu yang disukai Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam itu ialah Qar' al-Salawi ( Labu Salawi). Beliau mengatakan demikian dengan beberapa indikasi. Di antaranya :

1) Labu ini adalah merupakan labu yang terbaik. Baginda Nabi tidak akan menyukai sesuatu melainkan perkara yang terbaik.

2) Para ulama menyebutkan sifat Labu yang dimakan oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam adalah panjang dan boleh ditebuk buat dijadikan bekas sesuatu.

3) Guru kami Abul Abbas al-Bannani mengabarkan kepada kami beliau diijazahkan oleh Syekh Abu Abdillah Muhammad Bin Abi Nashar al-Alawi yang melugaskan labu tersebut adalah labu yang tumbuh di kota Sala.

Al-Hafizh Muhammad Abdul Hay al-Kattani menambahkan bahwa sebagian orang Salih di kota Sala menceritakan kepada beliau bahwa Labu ini dinisbahkan kepada Sala karena Nabi Yunus alaihis salam ketika dikeluarkan dari perut ikan Nun maka Allah tumbuhkan pohon Yaqthin (Labu). Tempat tersebut terjadi di Sala, yang merupakan salah satu nama kota di Maroko. Pendek kata Labu atau Yaqhtin yang dimaksudkan adalah Labu Sala. Mereka juga mengklaim bahwa Nabi Yunus alaihis salam dimaqamkan di kota Sala.


Imam Ali Bin Abdullah al-Ghazuli ad-Dimasyqiy (w. 815 Hijriyah) dalam kitab Mathaliul Budur Fi Manazilis Surur jilid 1 halaman 154,membuat gubahan syair memuji labu:

وقرع تبدى للعيون كأنه ... خراطيم أفيال لطخن بزنجار


Labu ketika di pandangan oleh mata bagaikan belalai-belalai gajah yang dapat menghancurkan tembok tembaga.

Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya al-Qadhi Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 253.

 Labu Salawi



Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy M.A

Ikuti Kajian Islam:

instagram.com/rizkialbatawi

@rizkialbatawi

https://www.facebook.com/Rizqi-Zulqornain-Albatawi

 ********* ******** ********

يا فالق الحب والنوى، وبحق قلب النبي صلى الله عليه وسلم وما حوى، أعط كل واحد من الخير ما نوى، وارفع عنا كل شكوى، واكشف عنا كل بلوى، وتقبل منا كل نجوى، وألبسنا لباس التقوى، واجعل الجنة لنا مأوى .

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ.
صلاةً تَجْعَلُنَا مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا، وَرِزْقًا كَثِيْرًا، وَقَلْبًا قَرِيْرًا، وَعِلْمًا غَزِيْرًا، وَعَمَلاً بَرِيْرًا، وَقَبْرًا مُنِيْرًا، وَحِسَابًا يَسِيْرًا، وَمُلْكًا فِي الْفِرْدَوْسِ كَبِيْرًا
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Alamat Yayasan al-Muafah

Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat, Jakarta Timur 13910


فَأَكْرِمِ اللَّهُمَّ مَنْ أَكْرَمَنَا .:. وَكَثِّرِ الْخَيْرَ لَدَيْهِ وَالْغِنَا
وَأَعْطِهِ مِمَّا رَجَى فَوْقَ الرَّجَا .:. وَاجْعَلْ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجَا
وَافْعَلْ كَذَلِكَ بِكُلِّ مُحْسِنِ .:. اِلَى ذَوِي الْعِلْمِ بِظَنٍّ حَسَنِ
وَاهْدِ جَمِيْعَنَا اِلَى الرَّشَادِ .:. وَلِطَرِيْقِ الْخَيْرِ وَالسَّدَادِ
وَابْسُطْ بِفَضْلِكَ عَلَيْنَا نِعْمَتَكْ .:. وَانْشُرْ عَلَيْنَا فِي الدَّارَيْنِ رَحْمَتَكْ
وَاخْتِمْ لَنَا عِنْدَ حُضُوْرِ الْأَجَلِ .:. بِالْعَفْوِ مِنْكَ وَالرِّضَى الْمُعَجَّلِ
أَمِيْنَ أَمِيْنَ اسْتَجِبْ دُعَانَا .:. وَلاَ تُخَيِّبْ رَبَّـــــنَا رَجَـــــــــــــــــانَا


18 komentar:

Muh.Awaluddin mengatakan...

Alhamdulillah...

Muhammad Yunus mengatakan...

Nyimak..

Abu Mun’yah La Wa La mengatakan...

ane juga doyan bangat sayur labu ditaroin udang

Abu Mun’yah La Wa La mengatakan...

kapan kita nyayur labu buat makan bareng di majlis

Rahmat hadi mengatakan...

Alhamdulillah

Abdul Kodir mengatakan...

Labu pake kentang dibikin pake sayur godog ya Baginda....


Lezaatnyaaa....


Abu Mun’yah La Wa La mengatakan...

kudu dicobain ..

Abu Mun’yah La Wa La mengatakan...

saya doyan bangat itu bang haji

Wawan mengatakan...

Alhamdulillah ilmu baru,saya baru denger pertama ini...mohon maaf Kalau di indonesia apakah ada baginda labu salawi?

Abu Mun’yah La Wa La mengatakan...

di indonesia disebut labu air .. percis sperti yang ada pada gambar di atas

Wawan mengatakan...

Terimakasih banyak baginda Haji atas pengetahuannya...Jazakumulloh

Abu Mun’yah La Wa La mengatakan...

فتح الله لكم

Unknown mengatakan...

Makan Labu ..adeeem

Syaeful bahar mengatakan...

Alhamdulillah saya juga doyan labu

Muh.Awaluddin mengatakan...

Ajiiiibb Yaa Baginda

Abu Mun’yah La Wa La mengatakan...

pas bangat timpalannya oblok tongki plus bakwan udang

Abu Mun’yah La Wa La mengatakan...

makan labu diteminin bini muda makin ni’mat

JURUS SEMBUH SEHAT ALAMI mengatakan...

Dapat bibitnya dimana ya bang haji ?