Rabu, 03 Oktober 2018

Tafsir Surat Qaf ayat 1-5


Tafsir Surat Qaf ayat 1-5

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawi M.A

بسم الله الرحمن الرحيم
 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.
أما بعد

Tafsir Surat Qaf ayat 1-5

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

(1). ق ۚوَالْقُرْآنِ الْمَجِيدِ
Qaaf. Demi Al Qur'an yang sangat mulia.

(2). بَلْ عَجِبُوا أَنْ جَاءَهُمْ مُنْذِرٌ مِنْهُمْ فَقَالَ الْكَافِرُونَ هَٰذَا شَيْءٌ عَجِيبٌ
(Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir: "Ini adalah suatu yang amat ajaib".

(3). أَإِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا ۖذَٰلِكَ رَجْعٌ بَعِيدٌ
Apakah kami setelah mati dan setelah menjadi tanah (kami akan kembali lagi)?, itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin.

(4). قَدْ عَلِمْنَا مَا تَنْقُصُ الْأَرْضُ مِنْهُمْ ۖوَعِنْدَنَا كِتَابٌ حَفِيظٌ
Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh bumi dari (tubuh-tubuh) mereka, dan pada sisi Kamipun ada kitab yang memelihara (mencatat).

(5). بَلْ كَذَّبُوا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُمْ فَهُمْ فِي أَمْرٍ مَرِيجٍ
Sebenarnya, mereka telah mendustakan kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau.

Surat Qaf tergolong surat Madaniyyah, terdiri dari 45 ayat. Al-Qurthubi menyatakan bahwa surat qaf merupakan salah satu surat yang sering dibaca oleh Rasulullah di rakaat pertama shalat jumat, shalat idhul fitri dan idul adhha. Sedangkan rakaat kedua dalam shala-shalat tersebut beliau membaca surat al-Qamar. Bahkan dalam riwayat dari Jabir Bin Samurah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga membacanya pada rakaat pertama shalat subuh.

Para ulama berbeda pendapat dalam menafsirkan Qaf pada ayat tersebut di antaranya:
1. Menurut Ikrimah dan Dhahhak yang dimaksud Qaf adalah nama gunung zamrud berwarna hijau yang  mengelilingi bumi. Pancaran sinarnya membuat langit kehijau-hijauan bahkan batu zamrud yang ditemukan di bumi berasal dari jabal Qaf tersebut.

Sewaktu raja Dzulqornain bertandang ke jabal qaf, beliau menemukan anak gunung dan berkata, “Siapa dirimu? Anak gunung menjawab, “nama saya adalah Qaf.” Lalu gundukan yang mengelilingimu itu apa? Itu adalah uratku, tidaklah satu kota dan kampung di satu negri melainkan diikelilingi oleh uratku. Bila Allah Taala menghendaki gempat di satu negri, Allah memerintahkanku lalu aku mengerakkan otot-ototku hingga terjadi gempa di tempat tersebut, jawabnya.  Raja Dzulqornain bertanya lagi, “Ceritakan kepadaku di antara keagungan Allah? jabal Qaf menjawab, “Ciptaan Allah semua begitu agung. Hanya saja di belakangku ada sebuah gunung es sejauh perjalanan 500 tahun bertugas melindungi panasnya hembusan api neraka.” Mengenai keberadaan jabal qof itu sendiri tidak di ketahui secara jelas di bagian bumi mana. Allah yang maha mengetahuinya.

2. Menurut al-Zajjaj yang di maksud dengan Qof adalah singkatan dari (قضي الأمر) sebagaimana Ha Min singkatan (حم الأمر).

3. Ibn Abbas menyebtkan Qaf di situ adalah nama Allah Taala yang di awali huruf Qaf seperti; al-Qadir, al-Qayyum, al-Qarib, al-Quddus, al-Qadim, al-Qahhar, al-Qabidh dan sebagainya.

Orang kafir makkah bukan hanya ragu dan menolak kerasulan Nabi Muhammad tetapi mereka juga mengganggap demikian perkara aneh. Mereka berkata, “mengapa engkau yang diutus Tuhan untuk memberikan peringatan kepada kami, bukannya malaikat. Engkau bilang setelah kami mati menjadi satu dengan tanah, bisa dikembalikan lagi.. tidak masuk akal, bulsit itu semua.

Allah Taala tolak statemen orang jahiliyah:

قَدْ عَلِمْنَا مَا تَنْقُصُ الْأَرْضُ مِنْهُمْ وَعِنْدَنَا كِتَابٌ حَفِيظٌ

Kami benar-benar mengetahui bahwa bumi memakan jasad mereka dan kami memiliki dokumen yang terjaga.

Allah maha kuasa menciptakan mereka dari tidak ada menjadi ada, maka sangat mudah bagi Allah mengembalikan mereka hidup meskipun sudah jadi satu dengan tanah. Jasad bisa hancur tetapi ada chep pada tubuh manusia yang tidak hancur dimakan tanah yang disebut ajbudz dzanab (tulang ekor) seukuran atom. Imam Ibn Ruslan menyebutkan dalam zubadnya:

والجسم يبْلى غير عجب الذَّنب ... وَمَا شَهِيد بَالِيًا وَلَا نَبِي

Seluruh materi akan hancur kecuali ajbudz dzanab. Orang yang mati syahid dan Nabi tidak akan dimakan tanah.

Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya al-Qadhi Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 253.




Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy M.A

Ikuti Kajian Islam:

instagram.com/rizkialbatawi

@rizkialbatawi

https://www.facebook.com/Rizqi-Zulqornain-Albatawi

 ********* ******** ********

يا فالق الحب والنوى، وبحق قلب النبي صلى الله عليه وسلم وما حوى، أعط كل واحد من الخير ما نوى، وارفع عنا كل شكوى، واكشف عنا كل بلوى، وتقبل منا كل نجوى، وألبسنا لباس التقوى، واجعل الجنة لنا مأوى .

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ.
صلاةً تَجْعَلُنَا مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا، وَرِزْقًا كَثِيْرًا، وَقَلْبًا قَرِيْرًا، وَعِلْمًا غَزِيْرًا، وَعَمَلاً بَرِيْرًا، وَقَبْرًا مُنِيْرًا، وَحِسَابًا يَسِيْرًا، وَمُلْكًا فِي الْفِرْدَوْسِ كَبِيْرًا
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Alamat Yayasan al-Muafah

Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat, Jakarta Timur 13910


فَأَكْرِمِ اللَّهُمَّ مَنْ أَكْرَمَنَا .:. وَكَثِّرِ الْخَيْرَ لَدَيْهِ وَالْغِنَا
وَأَعْطِهِ مِمَّا رَجَى فَوْقَ الرَّجَا .:. وَاجْعَلْ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجَا
وَافْعَلْ كَذَلِكَ بِكُلِّ مُحْسِنِ .:. اِلَى ذَوِي الْعِلْمِ بِظَنٍّ حَسَنِ
وَاهْدِ جَمِيْعَنَا اِلَى الرَّشَادِ .:. وَلِطَرِيْقِ الْخَيْرِ وَالسَّدَادِ
وَابْسُطْ بِفَضْلِكَ عَلَيْنَا نِعْمَتَكْ .:. وَانْشُرْ عَلَيْنَا فِي الدَّارَيْنِ رَحْمَتَكْ
وَاخْتِمْ لَنَا عِنْدَ حُضُوْرِ الْأَجَلِ .:. بِالْعَفْوِ مِنْكَ وَالرِّضَى الْمُعَجَّلِ
أَمِيْنَ أَمِيْنَ اسْتَجِبْ دُعَانَا .:. وَلاَ تُخَيِّبْ رَبَّـــــنَا رَجَـــــــــــــــــانَا


1 komentar: