Selasa, 08 Desember 2015

Kajian Rabu Terakhir Bulan Shafar Hari Sial

Amalan Rabu Wakasan
Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy


بسم الله الرحمن الرحيم

حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.


أما بعد:


Rabu Wakasan merupakan istilah yang popular di nusantara. Wekasan atau pungkasan, dan panungtung dalam bahasa Sunda artinya terakhir. Rabu Wekasan adalah Sebuah tradisi yang berisi ritual atau amalan terdiri dari doa dan Shalat yang dilakukan pada hari Rabu terakhir bulan Shafar bertujuan untuk Daf’ul Bala (tolak bala). Dalam istilah ahli shufi disebut “Amaliyah Arbia Akhir Min as-Shafar”, cukup panjang juga hingga rada sulit menyebutnya.

Menurut pakar hadist papan atas dari India, Syekh Abdul Hay Bin Muhammad Abdul Halim al-Luknawiy (wafat 1304 Hijriyah): “Banyak berbagai persi kaifiat doa dan shalat Rabu akhir bulan shafar disebutkan oleh para pencatat Wazhifah (amalan) sepanjang tahun diriwayatkan dari para ahli shufi dengan menyebutkan hadis-hadist marfu’ (yang langsung disandarkan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam) atau hadis Mauquf (yang dinisbahkan kepada para sahabat Rasulullah).

Para ahli hadis menolak mentah-mentah dan matang-matang seluruh riwayat yang berkenaan dengan hadits-hadist yang menjelaskan tata cara shalat Akhir Arbia Minas Shafar. Jika memang benar adanya setiap tahun bakal turun tiga ratus dua pulu ribu bala, maka tentunya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam akan memberikan informasi bahaya tersebut kepada para sahabat beliau.

Kajian Hadis Rabu Wakasan

Imam Jalaluddin as-Suyuthiy menyebutkan dalam kitab al-Jami’ as-Shaghir:

آخِرُ أَرْبِعاءَ فِي الشَّهْرِ يَوْمُ نَحْسٍ مُسْتَمِرٍّ . (وكيع في الغرر ابن مردَوَيْه فِي التَّفْسِيرِ خطّ) عَن ابْن عَبَّاس . ) ض)

Artinya: “Hari Rabu terakhir pada bulan tertentu terdapat hari sial yang berlanjut.” (disebutkan oleh Waki’ dalam kitab al-Ghurar, Ibn Mardawaih dalam Tafisrnya dan al-Khatib al-Baghdadiy dalam Tarikh Baghdad riwayat Ibn Abbas. Hadist Dhaif).”

Menurut ahli tasawuf yang dimaksud Rabu Terakhir adalah Rabu terakhir bulan Shafar. Berdasarkan kasyaf (terbukanya hijab) mereka para wali menyaksikan dengan kasat mata saban tahun di bulan tersebut bagaimana bala turun dalam jumlah besar-besaran. oleh karenanya mereka menghimbau pada hari dan bulan tersebut untuk memperbanyak doa dan amal shalih sebagai tolak bala.

Imam Al-Munawiy mengatakan dalam at-Taisir bahwa Waki’ periwayat hadist yang disebut oleh as-Suyuthi adalah Waki’ Bin al-Jarah Abu Sufyan ar-Ruasiy pemilik kitab al-Ghurar. Sedangkan dalam kitab Faidh al-Qadir adalah al-Qadhi Abu Bakr Muhammad Bin al-Khalaf pengarang kitab al-Ghurar Min al-Akhbar.

Sayyid Ahmad al-Ghumariy berkata dalam kitab al-Mudawiy: “Pernyataan al-Munawiy dalam kitab at-Taisir jelas sangat keliru dan aku telah membuat cacatan kecil dikitab at-Taisir tentang siapa Waki’ yang sebenarnya, hingga di kemudian hari aku menemukan kitab Faidh al-Qadir, ternyata al-Munawiy menjelaskan bahwa Waki’ yang dimaksud adalah al-Qadhi Abu Bakr Muhammad Bin al-Khalaf. Aku simpulkan bahwa penjelasan al-Munawiy yang benar terdapat dalam kitab Fadihul Qadir. Al-Munawiy dalam at-Taisir menjustifikasi tokoh Waki’ pada riwayat yang disebutkan as-Suyuthiy dengan nama Ibn al-Jarah. Memang nama Waki’ yang populer adalah Ibn al-Jarah Abu Sufyan ar-Rawaisiy (wafat 196 Hijriyah) salah satu ulama besar pakar hadist yang memiliki gelar al-Hafizh, tokoh zuhud dan merupakan guru dari imam Ahmad Bin Hambal dan Ibn Ma’in. Adapun Waki’ yang dimaksud as-Suyuthiy adalah nama lengkapnya Muhammad Bin al-Khalaf Bin Hayyan Bin Shadaqah Bin Ziyad Abu Bakar ad-Dhabiy seorang pakar sejarah, ahli sastra, fiqih dan al-Qur’an. Meriwayatkan dari para guru di antaranya: az-Zubair Bin Bukkar, al-Hasan Bin Arfah, Abu Hudzafah as-Suhamiy, al-Ala Bin Salim, Ali Bin Muslim at-Thusiy, Muhammad Bin Abdullah al-Makhramiy, al-Hasan Bin Muhammad az-Za’faraniy, Muhammad Bin Abdurrahman as-Shairafiy, Muhammad Bin Ustman Bin Karamah dan masih banyak lagi dari para guru pemilik 6 induk kitab hadist. Di antara karya-karya beliau: al-Ghurar Min al-Akhbar (pada kitab ini beliau takhrij hadis di atas), Adad Ayi al-Qur’an Wa al-Ikhtilaf Fihi, Thabaqat al-Qudhat, as-Syarif, ar-Ramyu Wa an-Nidhal, al-Makayil Wa al-Mawazin dan lain-lain. Beliau menjadi mahkamah agung di kota Ahwaz dan wafat pada tahun 306 Hijriyah.

Sayyid Ahmad al-Ghumariy. dalam kitab al-Mudawiy menyebutkan berbagai jalur sanad periwayatan dan takhrij hadist dari referensi yang telah beliau lacak. kesimpulannya, para periwayat hadis tersebut banyak yang eksistensinya dicurigai seperti:

-       @   Maslamah Bin as-Shalt
Abu Hatim menyatakan: matruk al-hadist. Sedangkan al-Azdiy menyebutnya dengan Dhaif al-Hadist Laisa Bi Hujjah.
-        @  Abzariy
Ibn al-Jauziy memvonis sebagai pendusta.
-         @ Ibrahim Bin Abi Hayyah
Ibn Hibban menyebutnya Munkar al-Hadits.
-        @  Ibrahim Bin Harasah
Imam an-Nasaiy mengatakannya: La Yuktabu Haditsuhu. Al-Ajuriy mengatakan: Yuthlaqu Fihi al-Kidzbu. Ulama lain berkomentar: Dhaif Matruk.
-        @  Yahya Bin al-Ala
Imam Ahmad menyatakannya sebagai Kadzzab dan sering membuat hadist palsu.
-         @ Isa Bin Abdullah
Imam ad-Daraquthniy mengatakan: Matruk al-Hadits.

Sayyid Ahmad al-Ghumariy mengatakan: “Walaupun ditemukan beberapa riwayat menyebutkan hadist di atas sebagai hadist Marfu dari jalur sahabat Jabir, Aisyah dan Ali Bin Abi Thalib, tetapi seluruh sanadnya bermasalah.”

Dalam pembahasan di atas sayyid Ahmad al-Ghumariy bukan hanya menjelaskan kekeliruan imam al-Munawiy mengenai Jarh Wa at-Ta’dil tetapi juga menyebutkan dhabit (catatan) rijal (tokoh hadis) secara Tahqiq (benar), yang dalam cabang ilmu hadis, disebut al-Muttafaq dan al-Muftaraq. Manfaat dari mengetahui hal ini adalah menghindari kerancuan. Bisa jadi orang banyak mempunyai nama atau laqab (gelar) yang sama dianggap satu orang. Bisa jadi salah satu dari mereka lemah hafalannya. Dikarenakan tidak dapat membedakan maka perawi yang terpercaya dianggap lemah dan sebaliknya perawi yang lemah dianggap terpercaya.

Dari paparan takhrij hadist di atas Para Ahli hadist menolak tentang adanya anggapan bahwa hari Rabu terakhir bulan Shafar adalah hari sial atau apes dan turun bala secara kolosal. Lantaran mereka mempertahankan basic keilmuan mereka yakni ilmu riwayat dan dirayat. 

Sedangkan ahli Tasawuf menggunakan pendekatan ilmu Kasyaf (terbukanya hijab). Banyak sekali kita baca dalam sejarah kelompok para wali bertanya berbagai permasalahan secara langsung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Di antaranya: al-Imam Sayiidi Syekh Ahmad Tijaniy, imam al-Hafizh as-Suyuthiy, Imam Abdul Qadir al-Jilaniy, Imam Ahmad ar-rifaiy, Imam Ibnul Arabiy al-Hatimiy, Imam Abu Madyan al-Maghribiy, Imam abul Hasan as-Syadzilliy, Imam Ahmad al-Badawiy, Imam Abul Abbas al-Mursiy dan lain-lain Radhiyallahu Anhum ajmain.

Dengan hujjah demikian, para ahli Tasawuf mengukuhkannya. Sebut saja Imam Ahmad ad-Dairabiy dalam kitab Mujarrabatnya Fathul Malikil Majid Li Naf'il Abid sebagaimana dikutip oleh Syaikh abdul Hamid Qudus dalam kitab Kanzun Najah Was Surur halaman: 25: “Sebagian ahli ma’rifat dari kelompok ahli kasyaf dan tamkin menyebutkan, bahwa dalam setiap tahun akan turun tiga ratus dua puluh ribu malapetaka, semuanya terjadi pada Rabu terakhir bulan Shafar, sehingga hari tersebut menjadi hari tersulit dalam hari-hari tahun itu.

Syekh Abdul Hamid Qudus berkata: Syekh al-Kamil Fariduddin Syakar Kan dalam kitab Awrad al-Khawajah Mughniddin, seperti yang disebutkan pula dalam kitab Al-Jawahir al-Khams karya Imam Muhammad Khatiruddin al-Atthar, mengatakan Asy-Syaikh Al-Buniy di dalam kitab Al-Firdaus menyebutkan bahwa Allah ‘Azza wa Jalla menurunkan bala pada hari Rabu terakhir bulan Shafar antara langit dan bumi. Lalu diterima oleh Malaikat Quthbul Gauts yang menyebarkannya ke penjuru alam. Apapun yang terjadi berupa kematian, bala atau musibah itu adalah yang disebarkan oleh Quthbul-Gauts.

Menurut ahli tasawwuf hal ini juga berdasarkan hadis-hadis shalih, Di antaranya adalah yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah radhiallahu anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: 

 إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ أَوْ أَمْسَيْتُمْ فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنْ اللَّيْلِ فَخَلُّوهُمْ ، وَأَغْلِقُوا الْأَبْوَابَ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا ، وَأَوْكُوا قِرَبَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ ، وَخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهَا شَيْئًا ،  وَأَطْفِئُوا مَصَابِيحَكُمْ

"Jika malam datang menjelang, atau kalian berada di sore hari, maka tahanlah anak-anak kalian, karena sesungguhnya ketika itu setan sedang bertebaran. Jika telah berlalu sesaat dari waktu malam, maka lepaskan mereka. Tutuplah pintu dan berzikirlah kepada Allah, karena sesungguhnya setan tidak dapat membuka pintu yang tertutup. Tutup pula wadah minuman dan makanan kalian dan berzikirlah kepada Allah, walaupun dengan sekedar meletakkan sesuatu di atasnya, matikanlah lampu-lampu kalian." (HR. Bukhari, no. 3280, Muslim, no. 2012)

Imam Nawawi meletakkan hadits ini dalam bab "Perintah menutup wadah makan dan minum, menutup pintu serta menyebut nama Allah padanya, mematikan api ketika tidur serta menahan anak dan ternak setelah masuk maghrib." Imam Muslim, no. 2113 meriwayatkan dari Jabir radhiallahu anhu, dia berkata, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

 لَا تُرْسِلُوا فَوَاشِيَكُمْ – أي كل ما ينتشر من ماشية وغيرها - وَصِبْيَانَكُمْ إِذَا غَابَتْ الشَّمْسُ حَتَّى تَذْهَبَ فَحْمَةُ الْعِشَاءِ ، فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ تَنْبَعِثُ إِذَا غَابَتْ الشَّمْسُ حَتَّى تَذْهَبَ فَحْمَةُ الْعِشَاءِ
"Jangan lepas hewan ternak kalian dan anak-anak kalian apabila matahari terbenam hingga berlalunya awal waktu Isya. Karena setan bertebaran jika matahari terbenam hingga berlalunya awal waktu Isya."

Al-Habib Abdullah al-Haddad rahimahullah mengatakan dalam kitab “Risalah al-Mu’awanah” sebagai berikut :

“Bahwasanya Imam Ibnu ‘Arabi berkata dalam kitab al-Futuhat : Sesungguhnya dalam satu tahun ada satu malam (yang tidak diketahui) dimana pada malam tersebut diturunkan banyak penyakit. Tidaklah kamu menjumpai wadah yang terbuka serta tempat minum yang penuh air (juga dalam keadaan terbuka) kecuali akan ada penyakit yang memasukinya.”

Karena itulah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menganjurkan atau mensunnahkan) kepada umatnya untuk menutupi tempat minum, tempat makan dan tempat (wadah-wadah) yang lain terutama di malam hari. Apabila tidak ditemukan alat untuk menutupinya maka boleh menggunakan kayu yang dilintangkan di atasnya. Kemudian kita baca “Bismillahir Rahmaanir Rahiim” serta bertawakkal hanya kepada Allah swt. Kemudian apabila di pagi hari kita menemukan tempat minum atau wadah yang berisikan air, maka dianjurkan supaya tidak memakai air tersebut, baik untuk minum, memasak dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya, marilah kita ikuti keterangan dibawah ini :

     Hadist riwayat Imam Muslim :

فِى السَّنَةِ لَيْلَةٌ يَنْزِلُ فِيْهَا وَبَاءٌ لَا يَمَرُّ بِإِنَاءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ غِطَاءٌ اَوْ سِقَاءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ وِكَاءٌ اِلَّا نَزَلَ فِيْهِ مِنْ ذٰلِكَ الْوَبَاءِ (روَاه مسلم(

Artinya :”Pada setahun ada satu malam (yang tidak diketahui) turun padanya waba’ (penyakit). Tidaklah melalui ia dengan wadah, tidak ada atasnya tutupan, atau dengan tempat air minum, tidak ada atasnya tali pengikat kecuali turun padanya daripada demikian itu waba’ (penyakit).”(HR. Muslim).

Hadist yang lain disebutkan :

عَنْ جَابِرٍ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِذَا اسْتَجْنَحَ اللَّيْلَ اَوْ كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ فَكُفُّوْا صِبْيَانَكُمْ، فَاِنَّ الشَّيَاطِيْنَ تَنْتَشِرُ حِيْنَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَتْ سَاعَةٌ مِنَ الْعِشَاءِ فَخَلَّوْهُمْ، وَأَغْلِقْ بَابَكَ، وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَاطْفِئْ مِصْبَاحَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَأَوْكِ سِقَائَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَخَمِّرْ إِنَائَكَ وَاذْكُرِ اسْمَ اللهِ وَلَوْ اَنْ تُعْرِضَ عَلَيْهِ شَيْئًا.

Artinya :”Dari Jabir ra, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda : apabila hampir malam atau sudah malam maka tahan olehmu akan anak-anak kamu, karena bahwasanya syaithan berkeliaran pada waktu itu. Maka pabila berlalu waktu isya’, tidurkanlah mereka dan kuncilah akan pintu rumahmu serta engkau sebut nama Allah (Bismillah), dan matikanlah lampu engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah), ikat (tutupilah) wadah air engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah). Tutupi akan wadah engkau serta engkau sebut nama Allah (Bismillah) dan sekalipun engkau lintangkan kayu diatasnya.”


Kaifiat Shalat Tolak Bala Bulan Shafar

Siapa saja yang menunaikan shalat pada hari Rabu terakhir bulan Shafar sebanyak 4 raka’at, dalam setiap raka’at membaca al-Fatihah 1 kali, rakaaat pertama: Surat al-Kautsar 17 kali, rakaat kedua: surat al-Ikhlash 5 kali, rakaat ketiga: Qul audzu Bi rabbil Falaq dan rakaat keempat: Qul audzu Bi Rabbin Nas 1 kali. Setelah salam membaca ayat al-Qur’an surat Yusuf ayat: 21 sebanyak 366 kali:

: {وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَـكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُونَ} [يوسف:21]

lalu berdoa dengan doa berikut ini, maka Allah Taala akan menjaganya dari semua malapetaka yang turun pada hari tersebut.”

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ، اَللّٰهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هٰذَا الشَّهْرِ. وَمِنْ كُلِّ شِدَّةٍ وَبَلاَءٍ وَبَلِيَّةٍ الَّتِي قَدَّرْتَها فِيهِ. يَا دَهْرُ يَا دَيْهُورُ يَا دَيْهَارُ . يَا كَانُ يَا كَيْنُونُ يَا كَيْنَانُ. يَا أَزَلِيُّ يَا أَبَدِيُّ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيدُ . يَا فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ . يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالْإِكْرَامِ . يَا ذَا الْعَرْشِ الْمَجِيدِ . وأَنْتَ تَفْعَلُ مَا تُرِيدُ، اَللّٰهُمَّ احْرُسْ بِعَيْنِكَ الَّتِي لاَ تَنَامُ نَفْسِي وَمَالِي وَأَهْلِي وَأَوْلاَدِي وَدِينِي ودُنْيَايَ الَّتِي ابْتَلَيْتَنِي بِصُحْبَتِهَا. بِحُرْمَةِ الْأَبْرَارِ وَالْأَخْيَارِ . بِرَحْمَتِكَ يَا عَزِيزُ يَا غَفَّارُ . يَا كَرِيمُ يَا سَتَّارُ . بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، اَللّٰهُمَّ يَا شَدِيدَ الْقُوٰى . وَيَا شَدِيدَ الْمِحَالِ . يَا عَزِيزُ يَا كَرِيمُ . يَا كَبِيرُ يَا مُتَعَالُ، ذَلَّلْتَ بِعِزَّتِكَ جَمِيعَ خَلْقِكَ، اَللّٰهُمَّ اكْفِنِي شَرَّ جَمِيعِ خَلْقِكَ. يَا مُحْسِنُ يَا مُجَمِّلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْعِمُ يَا مُكْرِمُ . لاَ إِلٰهَ اِلاَّ أَنْتَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، اَللّٰهُمَّ يَا لَطِيفُ لَطَفْتَ بِخَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، أُلْطُفْ بِي فِي قَضَائِكَ. وَعَافِنِي مِنْ بَلاَئِكَ. ((فَاللَّهُ خَيْرٌ حِفْظًا وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ)). اَللّٰهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَأَخِيهِ. وَجَدِّهِ وَأَبِيهِ. وَأُمِّهِ وَبَنِيهِ، اِكْفِنِي شَرَّ هٰذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيهِ. اللَّهُمَّ يَا مُنْزِلَ الْبَلاَيَا وَالْقَضَايَا إِصْرِفْ عَنَّا الْبَلاَيَا وَالْقَضَايَا. يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ. ويَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ،  (( فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللّٰهُ وهوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ))، وحَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللّٰهُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ  . سبحان ربك رب العزة عما يصفون وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين

Lebih sempurna lagi setelah berdoa di atas di lanjutkan dengan membaca Dzikir “Ya Lathifu” sebanyak 16641 kali. Dengan cara: (1+40+600+6000+10000) Dan sangat dianjurkan juga pada hari itu memperbanyak shadaqah kepada faqir miskin kaum dhuafa sebagai penajam tolak bala.

Ulama Thariqah Tijaniyah mengamalkan Pada malam Rabunya setelah mengerjakan shalat Isya hendaknya membaca: Hasbunallahu Wa Ni'mal Wakil sebanyak 450 kali kemudian membaca Audzu billahi minas Syaithonir rojim  dan Bismillahirrahmanir rohim lalu membaca Shalawat Fatih 50 kali dan dilanjutkan "Ya Lathifu sebanyak 129 kali ditutup dengan Shalawat Fatih 20 kali. Untuk shalat di atas dikerjakan pada hari Rabu pagi (ketika matahari naik seukuran galah, yakni 4 derajat, sekitar 16 menit kemudian dari waktu terbit matahari) dan ditutup dengan doa yang tersebut di atas.


يا ربنا بجاه أحمد وأحمد *** ألن لهذا العبد كل جلمد

Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy M.A

Ikuti Kajian Islam:

instagram.com/rizkialbatawi

@rizkialbatawi

https://www.facebook.com/Rizqi-Zulqornain-Albatawi

 ********* ******** ********

يا فالق الحب والنوى، وبحق قلب النبي صلى الله عليه وسلم وما حوى، أعط كل واحد من الخير ما نوى، وارفع عنا كل شكوى، واكشف عنا كل بلوى، وتقبل منا كل نجوى، وألبسنا لباس التقوى، واجعل الجنة لنا مأوى .

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ.
صلاةً تَجْعَلُنَا مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا، وَرِزْقًا كَثِيْرًا، وَقَلْبًا قَرِيْرًا، وَعِلْمًا غَزِيْرًا، وَعَمَلاً بَرِيْرًا، وَقَبْرًا مُنِيْرًا، وَحِسَابًا يَسِيْرًا، وَمُلْكًا فِي الْفِرْدَوْسِ كَبِيْرًا
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Alamat Yayasan al-Muafah

Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat, Jakarta Timur 13910


فَأَكْرِمِ اللَّهُمَّ مَنْ أَكْرَمَنَا .:. وَكَثِّرِ الْخَيْرَ لَدَيْهِ وَالْغِنَا
وَأَعْطِهِ مِمَّا رَجَى فَوْقَ الرَّجَا .:. وَاجْعَلْ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجَا
وَافْعَلْ كَذَلِكَ بِكُلِّ مُحْسِنِ .:. اِلَى ذَوِي الْعِلْمِ بِظَنٍّ حَسَنِ
وَاهْدِ جَمِيْعَنَا اِلَى الرَّشَادِ .:. وَلِطَرِيْقِ الْخَيْرِ وَالسَّدَادِ
وَابْسُطْ بِفَضْلِكَ عَلَيْنَا نِعْمَتَكْ .:. وَانْشُرْ عَلَيْنَا فِي الدَّارَيْنِ رَحْمَتَكْ
وَاخْتِمْ لَنَا عِنْدَ حُضُوْرِ الْأَجَلِ .:. بِالْعَفْوِ مِنْكَ وَالرِّضَى الْمُعَجَّلِ
أَمِيْنَ أَمِيْنَ اسْتَجِبْ دُعَانَا .:. وَلاَ تُخَيِّبْ رَبَّـــــنَا رَجَـــــــــــــــــانَا





10 Shalawat Tolak Bala

10 Shalawat Tolak Bala

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Disebutkan dalam kitab Manba’ al-Fuyudh Wa al-Madad karya Abu Mun’yah as-Sakunjiy volume: 3 halaman: 205:

عشر صلوات من قرأها في بيت لم يحرق أو وضعها في بيت لم يسرق ومن طرحها في النار خمدت

Ada 10 redaksi shalawat yang siapa saja membacanya di satu tempat, dengan izin Allah Taala tempat tersebut dilindungi dari kebakaran atau apabila ia simpan di rumah, akan selamat dari pencurian dan siapa saja melemparkan tulisan shalawat ini di tempat kebakaran, maka akan padam.”
10 redaksi shalawat tersebut sebagai berikut:

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي ما وقع ظله على الأرض قط

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي ما ظهر بوله على الأرض قط

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي لم يقع الذباب قط

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي لم يحتلم قط

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي لم يتثاءب قط

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي لم تهرب منه دابة قط

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي ولد مختونا

الهم صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي تنام عيناه ولا ينام قلبه

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي ينظر من وراءه كما ينظر من أمامه

اللَّهمَّ صلِّ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد الذي إذا جلس مع قوم كانت أكتافه أعلى منهم
والحمد لله على الدوام سبحان ربك رب العزة عما يصفون وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين.
في كل لحظة أبداً عدد خلق الله ورضى نفسه وزنة عرشه ومداد كلماته .

10 redaksi shalawat di atas direduksi dari qashidah Khashaish Nabawiyah di bawah ini:


لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰـهَ مُطْـلَقًا أَبَدًا
وَمَا تَثـَائَبَ أَصْـلاً فِىْ مَدَى الزَّمَنِ
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam tidak pernah mimpi jima (bersetubuh) baik sebelum jadi Nabi atau setelahnya. Beliau sama sekali tidak pernah menguap sepanjang masa,

مِنْهُ الدَّوَابُ فَـلَمْ تَهْرَبْ وَمَـا وَقَعَتْ
ذُبَابَةٌ أَبَـدًا فِى جِسْمِـهِ الْحَسَنِ
Tidak ada satupun binatang yang melarikan diri (liar) dari beliau. Tidak pernah ada lalat hinggap di tubuh beliau yang mulia.

بِخَلْـفِهِ كَأَمَـامٍ رُؤْيَةٌ ثَـــبَتَتْ
وَلَا يُرٰى أَثْـرُ بَوْلٍ مِـنْهُ فِيْ عَلَنِ
Beliau bisa mengetahui sesuatu yang ada di belakangnya, seperti beliau melihat sesuatu itu benar-benar ada di hadapannya. bekas air kencing beliau tidak pernah di lihat di permukaan bumi.
وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَـمْ وَالْعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ
وَلَايَرٰى ظِـلَّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْ فَـطِنِ
Hati beliau tidak pernah tidur, walaupun mata beliau mengantuk. Bayangan beliau tidak pernah dapat dilihat oleh orang cerdas ketika beliau kena sinar matahari.

كَـتْفَاهُ قَدْ عَلَـتَا قَوْمًا إِذَا جَلَسُوْا
عِنْـدَ الْوِلَادَةِ صِـفْ يَا ذَا بِمُخْتَتَنِ
Dua pundak beliau selalu terlihat lebih tinggi dari pundak oran-orang yang duduk bersama beliau. Ceritakanlah sifat beliau bahwa beliau telah dikhitan semenjak dilahirkan

هَذِي الْخَصَائِصَ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ أٰمِنًا
مِنْ شَرِّ نَـارٍ وَسُرَّاقٍ وَمِـنْ مِحَنِ
Ini semua merupakan keistimewaan beliau, hendaknya engkau hapalkan bait tersebut, niscaya engkau mendapat perlindungan dari bahaya kebakaran, pencurian dan mushibah.


Penjelasan:

Bait berbahar Basith di atas banyak dikutip oleh para ulama dalam kitab-kitab mereka, di antaranya dicatat oleh al-Musnid Sayyid Aidrus Bin Umar al-Habsyiy (wafat tahun 1314 Hijriyah) dalam kitab Iqd al-Yawaqit al-Jauhariyyah Wa simth al-Ain al-Dzahabiyyah jilid kedua halaman 53, dan Sayyid Ulama Hijaz (pemimpin ulama kota hijaz) Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantaniy (wafat tahun 1314 Hijriyah) dalam kitab Maraqi al-Ubudiyyah Syarh Bidayah al-Hidayah halaman 2, dan di kitab-kitab lainnya. kemudian qashidah "Lam Yahtalim" diterjemahkan oleh KH Abdurrahman Nawi dengan menggunakan bahasa arab melayu orang betawi tempo dulu menyebutnya dengan istilah terjemah gantung lughah. Terjemahan beliau dapat kita lihat pada halaman terakhir kitab beliau yang bernama ( سلم العباد الى توحيد الأحد )


Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

HP: 08164856876 / 082122549831
PIN: 22580F48
instagram.com/Zulqornain_Muafiy



********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

صَلاةً نَنَالُ بِهَا الْقَصْدَ وَالْمَطْلُوب* تُحَطُّ بِهَا الْخَطَايَا وَتُمْحَى الذُّنُوب* تُصَفِّي النُّفُوسَ وَتَسْتُرُ الْعُيُوب*
وَيَدُومُ الرِّضَا وَيُغْفَرُ كُلُّ حُوب* صَلاةً لاحد لَهَا مِنْ شَمَالٍ أَوْ جَنُوب* وَاجْعَلْنَا بِهَا رَبَّنَا دَوْمًا إِلَيْكَ نَؤُب* وَنَهْتَدِي وَنَتُوب* فَاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ مَاتَوَالَى سُكُونٌ أَوْهُبُوب* وَشُرُوقٌ أَوْغُرُوب* عَدَدَ الذَّرَّاتِ وَالْحُبُوب*
صَلاةً تَدْفَعُ بِهَا عَنَّا مَسَّ اللُّغُوب* وَكَيْدَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالْحُرُوب* صَلاةً عَدَدَ كُلِّ سَالِمٍ وَمَثقُوبْ* تُنَفِّسُ عَنْ كُلِّ مَكْرُوب* وَتُبْعِدُ عَنَّا الأَذَى وَالسُّقْمَ وَالشُّحُوب*
وَتُقَرِّبُنَا إِلَى كُلِّ عَمَلٍ مَرْغُوب* صَلِّ عَلَيْهِ رَبَّنَا عَدَدَ مَافِي عِلْمِ رَبِّنَا مِنِ اسْتِحَالَةٍ وَجَوَازٍ وَوُجُوب* وَوَفِّقْنَا بِهَا لِكُلِّ خَيْرٍ مُسْتَحَبٍّ وَمَنْدُوب* وَأَحِلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوب*


(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910




Dapet Jimat Dari Melempar Jumrah

Dapet Jimat Dari Melempar Jumrah

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Seorang pejabat tinggi dengan posisi yang dikenal “basah” berangkat dengan mengikuti program haji plus yang ongkosnya tiga sampai empat kali lipat dari haji biasa. Berbagai proses diikuti, sampai akhirnya tibalah saatnya untuk melempar jumrah yang merupakan bagian dari manasik haji, yang disimbolkan melempar syaitan yang menjadi simbol kejahatan.

Acara lempar jumlah ini berlangsung dengan ramainya. Satu per satu batunya dilempar, tetapi entah darimana asalnya, terdapat sebuah batu terlempar mengenai tubuhnya. Segera saja, batu tersebut diambil, dilihatnya, dan didalamnya terdapat sebuah tulisan Arab. Buru-buru disimpannya,

“Ini pasti jimat” pikirnya.

Begitu sampai di Indonesia, dan acara seremoni di rumah selesai, ia segera mendatangi ulama yang sangat pandai berbahasa Arab. Ditanyakanlah apa arti kata-kata di batu yang selama ini membikin penasaran.

Segera saja, ulama, yang sudah berusia lanjut tersebut mengamati dengan teliti tulisan dibatu kecil tersebut sampai akhirnya ia membacakan artinya.

“Sesama syaitan dilarang saling melempar”



Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

HP: 08164856876 / 082122549831
PIN: 22580F48
instagram.com/Zulqornain_Muafiy



 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

صَلاةً نَنَالُ بِهَا الْقَصْدَ وَالْمَطْلُوب* تُحَطُّ بِهَا الْخَطَايَا وَتُمْحَى الذُّنُوب* تُصَفِّي النُّفُوسَ وَتَسْتُرُ الْعُيُوب*
 وَيَدُومُ الرِّضَا وَيُغْفَرُ كُلُّ حُوب* صَلاةً لاحد لَهَا مِنْ شَمَالٍ أَوْ جَنُوب* وَاجْعَلْنَا بِهَا رَبَّنَا دَوْمًا إِلَيْكَ نَؤُب* وَنَهْتَدِي وَنَتُوب* فَاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ مَاتَوَالَى سُكُونٌ أَوْهُبُوب* وَشُرُوقٌ أَوْغُرُوب* عَدَدَ الذَّرَّاتِ وَالْحُبُوب*
صَلاةً تَدْفَعُ بِهَا عَنَّا مَسَّ اللُّغُوب* وَكَيْدَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالْحُرُوب* صَلاةً عَدَدَ كُلِّ سَالِمٍ وَمَثقُوبْ* تُنَفِّسُ عَنْ كُلِّ مَكْرُوب* وَتُبْعِدُ عَنَّا الأَذَى وَالسُّقْمَ وَالشُّحُوب*
 وَتُقَرِّبُنَا إِلَى كُلِّ عَمَلٍ مَرْغُوب* صَلِّ عَلَيْهِ رَبَّنَا عَدَدَ مَافِي عِلْمِ رَبِّنَا مِنِ اسْتِحَالَةٍ وَجَوَازٍ وَوُجُوب* وَوَفِّقْنَا بِهَا لِكُلِّ خَيْرٍ مُسْتَحَبٍّ وَمَنْدُوب* وَأَحِلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوب*


(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910




Khasiat Qashidah al-Burdah 03

Khasiat Qashidah al-Burdah 03

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Mengasai ilmu bahasa Arab tidak dibilang mudah, lantaran banyak sekali prangkat ilmu yang berkaitan dengannya. Boleh jadi imam al-Ghazaliy berkata: Seandainya kau diberikan umur 1000 tahun untuk mempelajari seluk beluk bahasa Arab, laksana laut maka jangan berharap kau telah sampai bagian dalamnya, di pinggirannya pun tidak.

Syekh Ibrahim al-Bajuriy menyebutkan dalam kitab Syarh Al-Burdah halaman: 5, siapa saja yang merasa kesulitan menundukan dan melatih hewan yang binal (liar)، hendaknya ia tulis dua bait di bawah ini disecarik kain sutra kemudian siram atau rendam dengan menggunakan air hujan agar tulisan itu terhapus. Lalu air tersebut minumkan kepada hewan yang dituju, maka dengan izin Allah Taala, bintang itu akan cepat jinak dan mudah dilatih.

Begitu pula jika ada kawan yang susah mempelajari bahasa Arab, hendaknya tulis dua bait ini di kulit kijang lalu ikat di lengan kanannya, dengan izin Allah Taala ia akan cepat lancar berbicara bahasa Arab.

أمِنْ تذَكُّرِ جيرانٍ بذي سلمِ                

                   مزجتَ دمعاً جرى من مقلة ٍ بدمِ

أمْ هبَّتِ الريحُ من تلقاءِ كاظمة ٍ                

                   وأوْمَضَ البَرْقُ في الظلْماءِ مِنْ إضَمِ


Sanad al-Faqir muttashil kepada pengarang Qashidah al-Burdah Imam Muhammad Bin Said al-Bushairiy sebagai berikut:

الحاج رزقي ذو القرنين أصمت البتاوي عن كياهي الحاج عبد الرزاق امام خليل اللاسمي عن الشيخ محمد ياسين بن محمد عيسى الفادني عن السيد محمد عبد المحسن رضوان عن أبيه عن الشيخ عزت القماش عن الشيخ محمد صالح البخاري عن شيخه رفيع الدين القندهاري عن الشيخ محمد بن عبد الله ألمغربي عن الشيخ عبد الله بن سالم البصري عن الشمس محمد بن العلاء البابلي عن الشيخ سليمان بن عبد الدائم والشيخ عبد الرؤوف والشيخ سالم بن محمد السنهوري ثلاثتهم عن الشيخ النجم محمد بن احمد الغيطي عن الشيخ زكريا الأنصاري عن أبي إسحاق الصالحي عن الصلاح أبي عبد الله محمد بن الحسن الشاذلي عن أبي الحسن علي ين جابر الهاشمي عن صاحب البردة الامام شرف الدين محمد بن سعيد البوصيري رضي الله عنه .

GARA-GARA GAK BISA BAHASA ARAB

Obrolan Dudung & Diding di Warung kopi.
"Dung, dah Enak2 kerja di Arab, gaji gede, koq keluar, malah balik ke Condet?" Tanya Diding.

"Bukannye Keluar Ding, ane Baru Sebulan kerja langsung dipecat tanpa pesangon, Gaji Juga nggak dibayar..."

"Lha...? Koq bisa gitu???"

"Pas lagi Nganter Juragan pake Mobil Pribadi, di tengah jalan ade batu gede. Sebenernye Ane dah Mau Menghindar Lewat Pinggir, eeeh Si Juragan Malah Nunjuk2 ke arah Batu Sembari teriak2, "Hajar! Hajar! Hajaaaaarrr!!!"

"Terus ?"

"Ya ane sih Nurut aje, Mobil Makin ane gas kenceng terus ane hajar... JDERRR!!! Sampe mobilnye ringsek & jumpalitan. Juragan masuk rumah sakit, Kepalenye Bocor. Langsung ane dipecat... 😩 😩 😩

Habis dipecat, Ane baru Tau.. 😂 😂
Klo Bahasa Arabnye 'Hajar' Artinye 'Batu'".


Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

HP: 08164856876 / 082122549831
PIN: 22580F48
instagram.com/Zulqornain_Muafiy



 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

صَلاةً نَنَالُ بِهَا الْقَصْدَ وَالْمَطْلُوب* تُحَطُّ بِهَا الْخَطَايَا وَتُمْحَى الذُّنُوب* تُصَفِّي النُّفُوسَ وَتَسْتُرُ الْعُيُوب*
 وَيَدُومُ الرِّضَا وَيُغْفَرُ كُلُّ حُوب* صَلاةً لاحد لَهَا مِنْ شَمَالٍ أَوْ جَنُوب* وَاجْعَلْنَا بِهَا رَبَّنَا دَوْمًا إِلَيْكَ نَؤُب* وَنَهْتَدِي وَنَتُوب* فَاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ مَاتَوَالَى سُكُونٌ أَوْهُبُوب* وَشُرُوقٌ أَوْغُرُوب* عَدَدَ الذَّرَّاتِ وَالْحُبُوب*
صَلاةً تَدْفَعُ بِهَا عَنَّا مَسَّ اللُّغُوب* وَكَيْدَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالْحُرُوب* صَلاةً عَدَدَ كُلِّ سَالِمٍ وَمَثقُوبْ* تُنَفِّسُ عَنْ كُلِّ مَكْرُوب* وَتُبْعِدُ عَنَّا الأَذَى وَالسُّقْمَ وَالشُّحُوب*
 وَتُقَرِّبُنَا إِلَى كُلِّ عَمَلٍ مَرْغُوب* صَلِّ عَلَيْهِ رَبَّنَا عَدَدَ مَافِي عِلْمِ رَبِّنَا مِنِ اسْتِحَالَةٍ وَجَوَازٍ وَوُجُوب* وَوَفِّقْنَا بِهَا لِكُلِّ خَيْرٍ مُسْتَحَبٍّ وَمَنْدُوب* وَأَحِلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوب*


(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910





Khasiat Qashidah al-Burdah 02

Khasiat Qashidah al-Burdah 02

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Rasulullah shallallahu Alaihi wa sallam menyatakan:

تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا : كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ

Aku telah tinggalkan pada kamu dua perkara. Kamu tidak akan sesat selama berpegang kepada keduanya, (yaitu) Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya. (H.R. Malik; al-Hakim, al-Baihaqi, Ibnu Nashr, Ibnu Hazm).

Istiqomah (konsisten) dalam kebaikan merupakan maqamat (stasion) tinggi dalam agama Islam. Ada ungkapan:

الاستقامة مفتاح الكرامة

Istiqomah adalah kunci mendapatkan karamah."
الاستقامة خير من ألف كرامة

Istiqomah lebih utama dari 1000 karamah para wali."

Sayyidina Ali Bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah berkata;

أَخَافُ عَلَيْكُمْ اثْنَيْنِ : ((اتِّبَاعَ الْهَوَى وَطُولَ الأَمَلِ فَإِنَّ اتِّبَاعَ الْهَوَى يَصُدُّ عَنْ الْحَقِّ..وَطُولَ الأَمَلِ يُنْسِي الآخِرَةَ))

Aku khawatir 2 hal atas kalian: pertama, mengikuti hawa nafsu ammarah. Kedua penjang angan-angan. Mengikuti hawa nafsu menyebabkan seseorang berpaling dari kebenaran. Panjang angan-angan membuatnya melupakan akhirat."

Imam Abul Hasan as-Syadzilli Radhiyallahu Anhu berkata:

لا يصل الولي إلى الله تعالى ومعه شهوة من شهواته أو تدبير من تدبيراته وأختيار من أختياراته

Seorang Tidak akan pernah sampai menjadi kekasih Allah apabila masih melekat dalam dirinya keinginan hawa nafsu dan urusan duniawi menjadi orientasi dirinya atau ia memilih di antara pilihan harapannya.

Syekh Ibrahim al-Bajuriy menyebutkan dalam kitab Syarh Al-Burdah halaman: 14, siapa saja secara kontinue membaca 3 bait Qashidah di bawah ini sebanyak 20 kali setiap selesai shalat Fardhu, dengan izin Allah Taala akan diberikan Istiqomah menjalankan ibadah sesuai al-Qur'an dan Sunnah serta Allah selamatkan dirinya dari kejahatan hawa nafsu dan perbuatan bid'ah dhalalah (sesat).

فاصرفْ هواها وحاذرْ أنْ تُوَلِّيَهُ                  

                   إنَّ الهوى ما تولَّى يُصمِ أوْ يَصمِ

وَراعِها وهيَ في الأعمالِ سائِمة ٌ                  

                   وإنْ هِيَ اسْتَحْلَتِ المَرْعَى فلا تُسِم

كَمْ حَسَّنَتْ لَذَّة ٍ لِلْمَرءِ قاتِلَة ً                  

                   من حيثُ لم يدرِ أنَّ السُّمَّ في الدَّسَمِ

Sanad al-Faqir muttashil kepada pengarang Qashidah al-Burdah Imam Muhammad Bin Said al-Bushairiy sebagai berikut:

الحاج رزقي ذو القرنين أصمت البتاوي عن كياهي الحاج عبد الرزاق امام خليل اللاسمي عن الشيخ محمد ياسين بن محمد عيسى الفادني عن السيد محمد عبد المحسن رضوان عن أبيه عن الشيخ عزت القماش عن الشيخ محمد صالح البخاري عن شيخه رفيع الدين القندهاري عن الشيخ محمد بن عبد الله ألمغربي عن الشيخ عبد الله بن سالم البصري عن الشمس محمد بن العلاء البابلي عن الشيخ سليمان بن عبد الدائم والشيخ عبد الرؤوف والشيخ سالم بن محمد السنهوري ثلاثتهم عن الشيخ النجم محمد بن احمد الغيطي عن الشيخ زكريا الأنصاري عن أبي إسحاق الصالحي عن الصلاح أبي عبد الله محمد بن الحسن الشاذلي عن أبي الحسن علي ين جابر الهاشمي عن صاحب البردة الامام شرف الدين محمد بن سعيد البوصيري رضي الله عنه .



Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

HP: 08164856876 / 082122549831
PIN: 22580F48
instagram.com/Zulqornain_Muafiy

 

 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

صَلاةً نَنَالُ بِهَا الْقَصْدَ وَالْمَطْلُوب* تُحَطُّ بِهَا الْخَطَايَا وَتُمْحَى الذُّنُوب* تُصَفِّي النُّفُوسَ وَتَسْتُرُ الْعُيُوب*
 وَيَدُومُ الرِّضَا وَيُغْفَرُ كُلُّ حُوب* صَلاةً لاحد لَهَا مِنْ شَمَالٍ أَوْ جَنُوب* وَاجْعَلْنَا بِهَا رَبَّنَا دَوْمًا إِلَيْكَ نَؤُب* وَنَهْتَدِي وَنَتُوب* فَاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ مَاتَوَالَى سُكُونٌ أَوْهُبُوب* وَشُرُوقٌ أَوْغُرُوب* عَدَدَ الذَّرَّاتِ وَالْحُبُوب*
صَلاةً تَدْفَعُ بِهَا عَنَّا مَسَّ اللُّغُوب* وَكَيْدَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالْحُرُوب* صَلاةً عَدَدَ كُلِّ سَالِمٍ وَمَثقُوبْ* تُنَفِّسُ عَنْ كُلِّ مَكْرُوب* وَتُبْعِدُ عَنَّا الأَذَى وَالسُّقْمَ وَالشُّحُوب*
 وَتُقَرِّبُنَا إِلَى كُلِّ عَمَلٍ مَرْغُوب* صَلِّ عَلَيْهِ رَبَّنَا عَدَدَ مَافِي عِلْمِ رَبِّنَا مِنِ اسْتِحَالَةٍ وَجَوَازٍ وَوُجُوب* وَوَفِّقْنَا بِهَا لِكُلِّ خَيْرٍ مُسْتَحَبٍّ وَمَنْدُوب* وَأَحِلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوب*


(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910



Senin, 07 Desember 2015

Khasiat Qashidah al-Burdah 01

Khasiat Burdah 01

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Syekh Al-Qadhi Ahmad as-Sukairij Radhiyallahu Anhu mencatat dalam kitab Kasyful Hijab halaman 411;

Keutamaan 7 bait Qashidah al-Burdah karya Imam Muhammad Bin Said al-Bushairiy apabila digantung di pintu rumah, gudang, gapura kota, pintu kebun atau lainnya, dengan izin Allah Taala tempat itu tidak akan bisa dimasuki pencuri, garong, serangga, blatung ataupun sesuatu yang dapat merusak selama bait tersebut ada di tempat yang dimaksud. Hal ini telah teruji coba dan tidak diragukan khasiatnya.

Syekh Ibrahim al-Bajuriy dalam syarh Burdah menyebutkan: Ada seseorang yang coba mengamalkannya menulis 7 bait qashidah al-Burdah kemudian ia gantung di pintu rumahnya. Pada suatu malam ada pencuri yang ingin masuk kerumahnya, betapa kagetnya sipencuri sampai tekelap ada suara yang Sangat menakutkan memanggilnya dan ia pun meninggalkan rumah itu hingga ia cerita kejadian yang ia alami pada komplotan pencuri. Kawan-kawannya mengatakan bahwa rumah tersebut sudah 2 minggu kosong, pemilik rumah sedang pergi. Mendengar hal demikian keesokan malam ia kembali lagi ketika ia ingin masuk, lagi-lagi suara yang menakutkan itu memangilnya hingga ia terbirit-birit tak mau lagi ke rumah itu.

Adapun ke-7 bait qashidah al-Burdah yang dimaksud adalah:

هُمُ الجِبَالُ فَسَل عنهم مُصَادِمَهُم ** ماذا رَأى منهم في كٌلِّ مُصْطَدَمِ
و سَلْ حُنَيْنًا و سل بَدرًا و سل أُحُدًا ** فُصُولُ حَتْفٍ لهم أَدْهَى مِن الوَخَمِ
المُصْدِرِي البِيض ِ حُمْرًا بَعْدَ مَا وَرَدَتْ ** مِن العِدَا كُلَّ مُسْوَدٍّ مِن اللَّمَمِ
و الكاتِبِينَ بسُمْرِ الخطِّ ما تركت ** أَقْلامُهُم حَرْفَ جِسْمٍ غَيْرَ مُنْعَجِمِ
إنْ قام َ في جَامِعِ الهَيْجَا خَطِيبُهُمُ ** تَصَامَمَتْ عنهُ أُذْنَا صِمَّةِ الصِّمَمِ
شاكي السِّلاح لهم سِيمَا تُمَيِّزُهم ** والوَرْد ُيَمْتَازُ بالسِّيمَا من السَّلَمِ
طارت قلوبُ العِدا من بَأْسِهم فَرَقاً ** فما تفرق بين البَهم والبٌهَمِ

Sanad al-Faqir muttashil kepada pengarang Qashidah al-Burdah Imam Muhammad Bin Said al-Bushairiy sebagai berikut:

الحاج رزقي ذو القرنين أصمت البتاوي عن كياهي الحاج عبد الرزاق امام خليل اللاسمي عن الشيخ محمد ياسين بن محمد عيسى الفادني عن السيد محمد عبد المحسن رضوان عن أبيه عن الشيخ عزت القماش عن الشيخ محمد صالح البخاري عن شيخه رفيع الدين القندهاري عن الشيخ محمد بن عبد الله ألمغربي عن الشيخ عبد الله بن سالم البصري عن الشمس محمد بن العلاء البابلي عن الشيخ سليمان بن عبد الدائم والشيخ عبد الرؤوف والشيخ سالم بن محمد السنهوري ثلاثتهم عن الشيخ النجم محمد بن احمد الغيطي عن الشيخ زكريا الأنصاري عن أبي إسحاق الصالحي عن الصلاح أبي عبد الله محمد بن الحسن الشاذلي عن أبي الحسن علي ين جابر الهاشمي عن صاحب البردة الامام شرف الدين محمد بن سعيد البوصيري رضي الله عنه .



Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

HP: 08164856876 / 082122549831
PIN: 22580F48
instagram.com/Zulqornain_Muafiy



 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

صَلاةً نَنَالُ بِهَا الْقَصْدَ وَالْمَطْلُوب* تُحَطُّ بِهَا الْخَطَايَا وَتُمْحَى الذُّنُوب* تُصَفِّي النُّفُوسَ وَتَسْتُرُ الْعُيُوب*
 وَيَدُومُ الرِّضَا وَيُغْفَرُ كُلُّ حُوب* صَلاةً لاحد لَهَا مِنْ شَمَالٍ أَوْ جَنُوب* وَاجْعَلْنَا بِهَا رَبَّنَا دَوْمًا إِلَيْكَ نَؤُب* وَنَهْتَدِي وَنَتُوب* فَاللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ مَاتَوَالَى سُكُونٌ أَوْهُبُوب* وَشُرُوقٌ أَوْغُرُوب* عَدَدَ الذَّرَّاتِ وَالْحُبُوب*
صَلاةً تَدْفَعُ بِهَا عَنَّا مَسَّ اللُّغُوب* وَكَيْدَ الْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالْحُرُوب* صَلاةً عَدَدَ كُلِّ سَالِمٍ وَمَثقُوبْ* تُنَفِّسُ عَنْ كُلِّ مَكْرُوب* وَتُبْعِدُ عَنَّا الأَذَى وَالسُّقْمَ وَالشُّحُوب*
 وَتُقَرِّبُنَا إِلَى كُلِّ عَمَلٍ مَرْغُوب* صَلِّ عَلَيْهِ رَبَّنَا عَدَدَ مَافِي عِلْمِ رَبِّنَا مِنِ اسْتِحَالَةٍ وَجَوَازٍ وَوُجُوب* وَوَفِّقْنَا بِهَا لِكُلِّ خَيْرٍ مُسْتَحَبٍّ وَمَنْدُوب* وَأَحِلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ لا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوب*


(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910



Selasa, 01 Desember 2015

Nama Syetan Penyebar Bid'ah

Nama Setan Penyebar Bid'ah

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Pertanyaan Saudara Irwan Hendrawan Bin Syahroni at-Tijani dari Kampung Baru Cakung Barat Jakarta Timur:

Alhamdulillah, Saya mulazamah (rutin) menghadiri Majlis al-Muafah setiap malam senin Ba'da Maghrib. Saya pernah mendengar cerita tentang nama syetan yang bertugas menyebarkan Bid'ah, tetapi saya lupa namanya. Pertanyaan saya, siapakah nama syetan penyebar Bid'ah dan tolong sebutkan referensinya?

JAWABAN;

Semoga saudara Irwan Hendrawan diberikan panjang umur sehat afiat, berkah, sakinah mawaddah warrahmah dan istiqamah menuntut ilmu serta mengamalkannya. Aamiin.

Syaithan tersebut bernama al-Qamqam. Dalam sebuat riwayat dari Abi Jald Jilan Bin Abi Farwah mengatakan:

يرسل على الناس على رأس كل أربعين سنة شيطان يقال له القمقم فيبتدع لهم بدعة

Artinya: "Diutus tiap 40 tahun sekali syetan bernama al-Qamqam kepada umat manusia, ia memiliki profesi sebagai penyebar perbuatan Bid'ah."

Riwayat ini disebutkan oleh Imam al-Hafizh Jalaluddin as-Suyuthiy dalam kitab Miftahul Jannah Fil Ihtijaj Bis Sunnah halaman; 69.


Kha dimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

HP: 08164856876 / 082122549831
PIN: 22580F48
instagram.com/Zulqornain_Muafiy



 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910



7 Sifat Wanita Bejat

7 Sifat Wanita Bejat

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy

بسم الله الرحمن الرحيم

 حمدا له أظهر في الوجود *** نور حقيقة النبي المحمود
وصل يا رب على محمد *** الفاتح الخاتم طه الأمجد
وناصر الحق وهادينا الى *** صراطك القويم نهج الفضلا
وآله بحق قدره الفخيم *** وجاه مقدار مقامه العظيم.

أما بعد:

Jangan anda nikahi 7 macam wanita di bawah ini. Jika ada salah satu dari ke-7 sifat pada istri anda, maka kondisi rumah tangga yang anda jalani bagai duduk di bale reot saat terjadi gempa atau kiamat. Satu sifat saja bisa bikin kiamat dalam rumah tangga apalagi ke-7 sifat bejat ini ada semua pada istri anda. Sebutan apa yang pantas? Mungkin Kiamat Kubro Kuadrat:

1. Wanita yang sering ngersula (ngeluh) meratapi nasibnya. Kaga pernah bersyukur, Dikasih uang banyak masih penuh curiga, dikasih sedikit ngomel sehingga mudah ngajakin bercerai. Orang Arab menyebutnya dengan sifat Annanah.

2. Wanita pengungkit kebaikan yang pernah ia lakukan pada orang lain. Orang Arab menyebutnya dengan julukan Mannanah.

3. Wanita yang selalu membandingkan kelebihan orang lain di hadapan suaminya. Wanita ini sering berkata kepada suaminya: "Gua kalau nikah dengan lelaki lain, nasib gua nga kaya gini apesnya. Orang Arab menamakan wanita model ini dengan nama Hannanah.

4. Wanita yang matanya jelalatan seperti macan yang sudah dapat mangsa tetapi matanya masih melirik kepada mangsa lainnya. Sudah punya suami tetapi masih ingin nyari kesenangan dengan laki-laki lain. Wanita seperti ini adalah wanita tukang selingkuh, walaupun diurug dengan harta dan kesenangan oleh suaminya tetap saja dia mencari hasrat nafsu ammarah. Emang dasar watak babi dikasih daging dan coklat tidak suka, malah memilih gupak di lumpur makan tai. Orang Arab membuat julukan wanita seperti ini dengan Haddaqah.

5. Wanita yang seada-adanya hari sibuk dandan merawat fisiknya hobi shoping alias bebujuran terus. Ogah bebenah urusan rumah, segen ngerawatin anak, kurang open (peduli) khidmah ama suami. Merawat fisik boleh-boleh saja demi menyenangkan suami biar betah di rumah, tetapi si istri kudu ngeliat kemampuan suami dan jangan ngerongrong suami. Orang Arab bikin semboyan buat wanita jenis ini dengan sebutan Barraqah.

6. Wanita yang mulutnya lemes, gampang emosi, mulutnya ngeranyos aja udah kaya petasan ceplik, lidahnya panjang buat mencela, suami nga pernah dinilai benar di hadapannya. Ia sering buka aib suaminya kepada orang lain. Sering banget ia umbar prifasi suami: "Asal tau aja nich, suami saya barangnya laksana gagang pacul udah otek." Orang Arab bikin gesaan buat wanita ini dengan panggilan Syaddaqah.

7. Wanita gila hormat yang selalu menyebutkan kelebihan orang tuanya atau keturunannya. Sering dia berkata kepada suaminya: "Eluh bang, kalo kaga nikah sama gue, mungkin luh jadi tukang kue rangi" atau "Eluh bang kalau kaga nikah sama gue kaga bakalan kenal sendal jepit. Sombong banget nich perempuan, boleh jadi kalu ia belum nikah dengan suami yang sekarang, mungkin sudah jadi jablay. Orang Arab bikin semboyan buat wanita tipe ini dengan sebutan Kannanah.

Semoga Allah lindungi istri kita dari ke-7 sifat bejat di atas. Seandainya salah satu dari 7 sifat ada pada istri kita, semoga Allah Taala berikan hidayah kepadanya dan kita diberikan kekuatan dan ketegasan untuk bisa merubah sifat buruk tersebut.

Kaga masuk surga seorang suami dayyust yaitu suami atau ayah yang membiarkan maksiat atau perbuatan haram yang dilakukan oleh istri dan anak-anaknya.

Kalau sudah didoain dan dinasehatin itu istri masih nggebes (kaga nerima), maka solusi paling mujarrab adalah bukan dengan perceraian tetapi nambain istri lagi.

Ya Allah, jadikan rumah tangga kami surga dunia, yaitu rumah tangga yang penuh sakinah, mawaddah dan rahmat. Aamiin.



Dikutip dari kitab Ittihaful Amajid Bi Nafaisil Fawaid jilid 2 halaman: 93 karya Abu Mun'yah as-Sakunjiy dan kitab Ajaibul Akhbar halaman 177.



Khadimul Majlis al-Mu'afah
H. Rizqi Dzulqornain al-Batawiy M.A

Ikuti Kajian Islam:

instagram.com/rizkialbatawi


@rizkialbatawi


 ********* ******** ********

اللَّهُــــــــــــــمَّ صَلِّ عَلَى سيِّــــــــدِنَا محمدٍ الفاتِـــــــــحِ لِمَا أُغْلِــــــــــــــقَ والخَـاتِــــــــــــــــمِ لِمَا سَبَــــــــــقَ، نَاصِـــــــــرِ الحَقِّ بالحـــــــــــــــــقِّ، والهـــــــــــــــــادِي إلى صِرَاطِـــــــــكَ الْمُسْتَقِيـــــــــــــــــــمِ، وَعَلَى آلِهِ حـــــــــقَّ قَدْرِهِ ومِقْــــــــــــدَارِهِ العَظِيــــــــــــــمِ.

(لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّـهِ كَاشِفَةٌ)

اللَّهـُمَّ بِـحَقِّ هَذِهِ الْآيَةِ الشَّرِيفَةِ وَمَا بِـهَا مِنْ أَسْرَارٍ أَنْ تَكْشِفَ ضُرَّنَا وَتَصْرِفَ عَنَّا كَيْدَ مَنْ كَادَنَا وَشَرَّ مَنْ أَرَادَ بِنَا شَرَّاً وَرُدَّ كَيْدَهُ فِي نَحْرِهِ وَاَشْغِلْهُ عَنَّا بِشَاغِلٍ لَا يَسْتَطِيعُ رَدَّهُ  يَا اللَّـه .


Alamat Yayasan al-Muafah
Jalan Tipar Cakung Rt: 05 Rw 08 NO: 5 Kampung Baru, Cakung Barat Jakarta Timur 13910